Empat Hari GAMKI Region Timur Selenggarakan Kegiatan Di Merauke

Berita » Detail

Berita Utama
24 Jun 2019 19:45
Empat Hari GAMKI Region Timur Selenggarakan Kegiatan Di Merauke
Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Region Timur Indonesia menyelenggarakan kaderisasi pembekalan wawasan dan ketrampilan bagi pemuda gereja di era milenial atau era digital. Kegiatan akan berlangsung tanggal 25-28 Juni 2019 di hotel Megaria Merauke dengan tema 'Menjadi Kader Nasional Oikumene'.
 
Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPP GAMKI Pusat, Dikson Siringoringo, mengatakan kaderisasi adalah salah satu program yang sedang dikerjakan GAMKI yang merupakan kelanjutan dari konsilidasi organisasi untuk membekali setiap anggota yang berasal dari pemuda gereja sekaligus sebagai pemuda adat dan pemuda bangsa.
 
"Kita harapkan kader GAMKI akan mampu membantu dirinya ketika berada di masyarakat sebagai pemuda adat, keluarga, gereja dan pemuda bangsa dalam era milenial ini," tutur Nikson dalam Konferensi Pers di Hotel Akat Merauke, Senin (24/06/2019).
 
Lanjutnya, kegiatan dibagi dua bagian, yakni study meeting berupa seminar dan bisnis meeting berupa pendalaman materi. Materi yang disajaikan yaitu tentang nasionalisme, Pancasila, Oikumene, manajemen, kepemimpinan dan entrepreneurship untuk mengambil dan memanfaatkan peluang yang ada.
 
"Selanjutnya, setelah kembali ke basisnya membantu masyarakat adat, keluarga dan gereja untuk memperkuat diri, kapasitas dan kelembagaannya serta memperkuat konsolidasi kebangsaan Indonesia," tambahnya.
 
Kesempatan berikut, Ketua DPD GAMKI Provinsi Papua, Edy Way mengatakan di era ini peran GAMKI sangat penting bagi pemuda Kristen di Indonesi, Papua dan Merauke khususnya. GAMKI berkeinginan semua kadernya memiliki kemampuan. 
 
Sementara Pendeta Regina S, selaku Ketua Panitia Lokal menerangkan, bahwa kegiatan ini akan membuka pikiran orang Kristen sebagai anak muda gereja dan bangsa Indonesia agar lebih berkualitas dan mampu berkompetisi di tengah persaingan global yang sedang terjadi.
 
"Sekaligus sebagai tolok ukur bagaimana pemuda Kristen menumbuhkembangkan iman Kristennya," tandasnya.(geet)
 
 
 

Penulis

Kintan Rhapsudyah

staff

Berita yang berhubungan
Komentar

Komentar tidak ada

Silahkan komentar


Dapatkan berita update terbaru
Silahkan mendaftar untuk berlangganan berita, dikirim ke email anda