Peresmian Palapa Ring, Bupati Merauke Sampaikan Dua Permintaan Ke Presiden Jokowi

Berita » Detail

Berita Utama
15 Oct 2019 08:47
Peresmian Palapa Ring, Bupati Merauke Sampaikan Dua Permintaan Ke Presiden Jokowi
Bupati Merauke, Federikus Gebze mewakili masyarakat Papua di Selatan Papua menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden RI Joko Widodo atas peresmian Palapa Ring timur di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diresmikan melakui video konferens, Senin (14/10/2019).
 
Bupati Merauke mengatakan, dengan jaringan yang memadai, masyarakat Kabupaten Merauke telah berkomunikasi dengan baik, lancar sekaligus dapat memberikan dan menerima informasi dengan mudah dan cepat.
 
Kesempatan itu, Bupati Merauke sekaligus menyampaikan dua permintaan kebijakan Pimpinan RI yaitu, penyerapan beras Merauke dan pemekaran Provinsi Papua Selatan.
 
"Kesempatan ini, mewakili masyarakat Merauke, kami minta kebijakan Bapak Presiden Jokowi untuk penyaluran beras Merauke yang saat ini surplus mencapai 200.000 ton belum terserap. Kedua, meminta daerah Selatan Papua yang terdiri dari Kabupaten Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel dimekarkan menjadi daerah otonomi baru (DOB) menjadi Provinsi Papua Selatan," ucap Freddy dalam Video Konferens dengan Presiden RI usai peresmian Palapa Ring Timur.
 
Menanggapi permintaan DOB, Presiden Jokowi mengatakan urusan tersebut akan dibicarakan nanti. Sedangkan surplus beras petani Merauke, tentunya Presiden Jokowi akan mengambil kebijakan untuk penyerapan beras di Merauke. Jokowi mengaku punya rencana untuk berkunjung ke Papua, namun belum ditentukan kapan waktunya.
 
Sebagai solusi saat ini, baik masyarakat, pelaku usaha maupun pemerintah daerah diharapkan dapat memanfaatkan internet yang sudah lancar untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk lokal.
 
"Gunakan internet yang sudah kencang ini untuk memasarkan produk-produk yang ada di Merauke, seperti beras," ucap Presiden Jokowi. 
 
Untuk diketahui, Palapa Ring Timur yang baru saja rampung September lalu, menjangkau 51 kabupaten/kota yang melalui 4 provinsi, yaitu NTT,  Maluku, Papua, dan Papua Barat, terdiri dari 35 kabupaten/kota layanan dan 16 kabupaten/kota interkoneksi.
 
Infrastruktur backbone yang ada di Palapa Ring Timur terdiri dari kabel serat optik darat, kabel serat optik bawah laut, dan radio microwave. Palapa Ring Timur memiliki panjang 6.878 kilometer serat optik darat dan laut.(geet)
 
 

Penulis

Kintan Rhapsudyah

staff

Berita yang berhubungan
Komentar

Komentar tidak ada

Silahkan komentar


Dapatkan berita update terbaru
Silahkan mendaftar untuk berlangganan berita, dikirim ke email anda