Lantamal XI Laksanakan Upacara Peringati Hari Armada RI 2019

Berita » Detail

Berita Utama
08 Dec 2019 22:21
Lantamal XI Laksanakan Upacara Peringati Hari Armada RI 2019
Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XI Merauke melaksanakan Upacara Peringatan Hari Armada Republik Indonesia Tahun 2019 di Lapangan Apel Mako Lantamal XI Merauke, Jalan Nowari Kabupaten Merauke, Kamis (5/12/2019). 
 
Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XI Brigjen TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si (Han) selaku pembina upacara dan Komandan Upacara Kapten Laut (PM) Ketut Prasetyono yang sehari-hari menjabat Ka Si Gakkum Pomal Lantamal XI. 
 
Dalam Amanat Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., Pada Upacara Peringatan Hari Armada RI Tahun 2019 yang dibacakan Danlantamal XI menyampaikan bahwa, Peringatan Hari Armada RI yang dilaksanakan setiap tahun tentunya tidak dimaknai hanya sekedar sebagai sebuah kegiatan seremonial semata, karena Hari Armada RI memiliki banyak arti penting bagi segenap Prajurit Komando Armada RI dimanapun bertugas. 
 
"Momen yang kikmat ini harus dimaknai sebagai wujud rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa Komando Armada RI hingga saat ini masih menjadi pilar TNI Angkatan Laut dalam menegakkan kedaulatan dan keamanan Negara di laut," ucapnya. 
 
Hal ini juga menjadi momentum bagi Prajurit Matra Laut untuk menghargai nilai heroisme dan semangat pengabdian tanpa pamrih para pendahulu dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan, dengan demikian, selaku generasi penerus Prajurit Jalasena, harus mampu untuk meneruskan.
 
Lebih Lanjut dikatakan dinamika keamanan di tingkat global dan regional begitu cepat berubah, tidak menentu dan dinamis telah menjadi faktor utama terbentuknya kompleksitas ancaman keamanan, baik dalam bentuk nyata maupun tidak nyata yang membutuhkan kesigapan AL dalam menghadapi semua ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan.
 
Selain itu, munculnya berbagai ancaman berdimensi baru yang bersifat hibrida berupa kombinasi antara ancaman konvensional dengan aksi kriminal, serangan asimetrik dan serangan siber harus dapat diantisipasi dan dihadapi oleh seluruh jajaran Angkatan Laut termasuk Armada RI. 
 
TNI Angkatan Laut diminta siap menghadapi segala tantangan, termasuk dalam kemajuan teknologi yang semakin cepat. Dunia terus berubah sebagai imbas dari perubahan teknologi yang demikian cepat dan kemajuan teknologi memungkinkan menciptakan teknologi baru. 
 
Di sisi lain muncul paradoks berupa kesenjangan akibat jurang terkait penguasaan dan pemanfaatan teknologi. Muncul penggunaan teknologi untuk tujuan yang bertentangan dengan kepentingan Bangsa dan Negara, penggunaan teknologi yang semakin mudah, serta dimanfaatkan pihak lain untuk menyerang.
 
"TNI AL harus siap menghadapi tantangan dalam kemajuan teknologi saat ini," tegasnya.(geet)

Penulis

Kintan Rhapsudyah

staff

Berita yang berhubungan
Komentar

Komentar tidak ada

Silahkan komentar


Dapatkan berita update terbaru
Silahkan mendaftar untuk berlangganan berita, dikirim ke email anda