Albert Rapami: Belum Ada Kampung Yang Menyelesaikan Peraturan APBK

Berita » Detail

Berita Utama
05 Mar 2020 08:22
Albert Rapami: Belum Ada Kampung Yang Menyelesaikan Peraturan APBK
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Albert Rapami menjelaskan, di Kabupaten Merauke belum ada kampung yang menyelesaikan pembuatan peraturan Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK).
 
Pembuatan peraturan APBK ini menjadi salah satu persyaratan untuk mencairkan dana kampung yang saat ini langsung turun dari kas umum negara ke kas kampung. 
 
"Terkait dengan APBK, sampai dengan saat ini belum ada kampung yang menyelesaikan. Dan kami sudah mengintruksikan dan membuat surat kepada seluruh kepala kampung paling lambat tanggal 31 Maret 2020, peraturan kampung yang mengatur tentang APBK sudah harus disampaikan kepada DPMK," ujarnya, Rabu (4/3/2020) di ruang kerjanya.
 
Lanjut Albert, tahun 2020 dalam rangka pengelolaan dana kampung sesuai peraturan Menteri Keuangan telah mengeluarkan peraturan Menteri Keuangan nomor 205 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan desa. Dalam peraturan tersebut diatur tentang mekanisme penyaluran dana desa. 
 
"Ini berlaku bagi dana desa yang bersumber dari APBN," kata Dia.
 
Lanjut Dia, dana bisa dicairkan apabila kampung sudah memenuhi persyaratan, yaitu kabupaten sudah menetapakn peraturan Bupati yang mengatur mengenai plafon pengalokasian dana desa setiap kampung dan sudah harus ada peraturan yang mengatur APBK tahun 2020.
 
Dua syarat ini menjadi penting untuk diajukan ke Kementerian Keuangan melalui KPPN Merauke. Selanjutnya KPPN meindaklanjuti ke Kementerian Keuangan agar segera diproses dananya.
 
Tim DPMK sendiri sedang turun ke lapangan sembari mengevaluasi kampung yang selama ini terbilang lambat dalam menyusun pengajuan dokumen kampung. Khusus peraturan Bupati yang mengatur tentang plafon pengalokasian dana, dikatakan sedang dalam proses. 
 
"Sudah kami proses, sementara ini menunggu penandatanganan Bupati," pungkasnya.(geet)
 
 
 

 

Penulis

Kintan Rhapsudyah

staff

Berita yang berhubungan
Komentar

Komentar tidak ada

Silahkan komentar


Dapatkan berita update terbaru
Silahkan mendaftar untuk berlangganan berita, dikirim ke email anda