Hasil Pemeriksaan Pesimen Dua Pasien Covid-19 Di Merauke  Dinyatakan Negatif

Berita » Detail

Berita Utama
31 Mar 2020 13:49
Hasil Pemeriksaan Pesimen Dua Pasien Covid-19 Di Merauke  Dinyatakan Negatif
Setelah petugas kesehatan RSUD Merauke melakukan pengobatan terhadap pasien 1 dan 2 yang sebelumnya positif covid-19, setelah pemeriksaan spesimen lebih lanjut hasil konfirmasinya dinyatakan negatif.
 
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Nevile Muskita mengatakan, sementara masih menunggu hasil pemeriksaan berikutnya, jika hasil konfirmasinya negatif, maka pasien 1 dan 2 dinyatakan sembuh total.
 
"Kita masih menunggu hasil pemeriksaan berikut, kalau hasilnya negatif maka mereka dinyatakan sembuh," jelas dr. Nevile dalam Konferensi Pers di Kantor Bupati Merauke, Selasa (31/3/2020).
 
Lebih lanjut dikatakan, pasien 4,5,6,7,8,9 hasil pemeriksaan pertama negatif dan konfirmasi pemeriksaan kedua juga dinyatakan negatif.
 
Hari ini juga, pasien nomor 4,6,7,8, dan 9 dipulangkan karena telah sembuh. Sementara pasien nomor 5 masih dirawat karena masih rendah trombositnya.
 
"Dia sudah dipindahkan dari ruang isolasi, karena dia sudah terkonfirmasi negatif," tambah dr. Nevile.
 
Untuk orang dalam pemantauan (ODP) lanjut Navile, sebelumnya ada penambahan dari 85 ditambah 10 menjadi 95 ODP. Mereka dipantau selama 14 hari.
 
Dari total dibatas, ada 14 orang yang telah dipantau selama 14 hari dinyatakan sehat. Sehingga, per hari ini dikeluarkan dari daftar ODP dan yang tersisa tinggal 81 ODP.
 
"Cuma, hari ini juga ada tambahan satu Pasien dalam pengawasan (PDP). Masuk tadi malam, laki-laki umur 28 tahun. Dengan ODP yang tercrashing dari PDP yang baru masuk sebanyak dua orang. Sehingga jumlah ODP dari 81 menjadi 83 ODP."
 
Sementara PDP yang tersisa tujuh yang masih dirawat. Dijelaskan, setelah pasien dipulangkan, pihak rumah sakit tetap memberikan lembaran edukasi dan tetap mengikuti aturan social distancing.
 
Navile melanjutkan, di Papua Merauke yang pertama masuk zona merah, maka akan terlebih dahulu merubahnya menjadi zona hijau covid-19.
 
Masyarakat diharapkan tidak takut berlebihan namun berusaha menghindarinya, dengan mengikuti aturan atau anjuran pemerintah.
 
Bupati Merauke, Frederikus Gebze didampingi Kapolres Merauke, AKBP Ary Purwanto, SIK yang juga hadir dalam kesempatan yang sama mengatakan. berkaitan dengan corona media massa harus memberikan informasi data yang benar-benar valid.
 
"Terutama penggunaan bahasa jurnalis, agar masyarakat bisa mengerti maksud penjelasan tersebut," ucap Bupati Freddy.
 
Masyarakat dihimbau tetap melaksanakan instruksi atau anjuran pemerintah dengan melakukan sosial distanting guna memutus penularan virus yang lebih meluas.
 
Semua stakeholder dalam berbagai kegiatan pencegahan terutama penyemprotan disinfektan harus dibawa kendali gugus tugas penanggulangan covid-19.
 
"Kita berikan apresiasi kepada seluruh petugas, baik tenaga medis, TNI,Polri yang telah melaksanakan tugas dengan baik," tuturnya.(geet)

Penulis

Kintan Rhapsudyah

staff

Berita yang berhubungan
Komentar

Komentar tidak ada

Silahkan komentar


Dapatkan berita update terbaru
Silahkan mendaftar untuk berlangganan berita, dikirim ke email anda