Maknai Hari Kartini Untuk Perempuan Lebih Maju Versi Fauzun Nihayah

Berita » Detail

Berita Utama
21 Apr 2020 00:35
Maknai Hari Kartini Untuk Perempuan Lebih Maju Versi Fauzun Nihayah
Anggota DPRP Papua, Fauzun Nihayah, S.HI., MH mengatakan, memaknai Hari Kartini 21 April 2020 ini adalah sebuah refleksi dari gerakan emansipasi perempuan dan menjadikan perempuan harus lebih maju dan cerdas. 
 
Sebab, perjuangan perempuan zaman sekarang dengan Kartini dahulu jauh berbeda. Tuntutan zaman semakin komplek. Untuk itu perempuan masa kini harus mampu menyesuaikan diri  menjadi perempuan handal dan maju. 
 
"Ajakan saya, bagi perempuan Papua, kita harus punya kesadaran dan komitmen bersama untuk menjadi perempuan yang berkualitas yaitu memiliki pengetahuan/pendidikan yang lebih baik, memiliki kemampuan berkomunikasi dengan sesama yang baik, menjadi penggerak kemajuan bersama menuju dan banyak hal yang bisa dilakukan perempuan sebetulnya dalam rangka untuk mengangkat harkat dan martabatnya sebagaimana nilai2 Emansipasi yang RA.Kartini ajarkan," pungkas Fauzun Nihayah, Senin (20/4/2020) via telepon.
 
Sebagai seorang legislator, ia sudah memberikan pendampingan bagi kelompok arisan NasDem di Dapilnya. Tujuan jangka panjang dari pendampingan ini adalah pemberdayaan ekonomi bagi perempuan, bagaimana perempuan tidak bergantung pada suami tetapi bisa membantu suami dan keluarga dalam mencukupi kebutuhan rumah tangga.  
 
Sampai saat ini, kurang lebih sudah sampai 31 kelompok binaan yang tersebar di kampung-kampung terkhusus di Kabupaten Merauke. Selain arisan, kami juga arahkan untuk kelompok arisan peka terhadap persoalan sosial. Jadi modal arisan yang kami berikan dikembangkan terus untuk pemberdayaan anggotanya. Bersama Anggota DPR RI H. Sulaeman L.Hamzah akan bekerjasama kelompok arisan dijadikan koperasi perempuan. Bahkan, menurutnya, kemajuan sangat pesat modal usaha yang diberikan tersebut sudah berlipat2 dan dikembangkan terus oleh kelompok arisan. Meskipun juga ada yang tidak berkembang bahkan modal usaha dibawa lari oleh ketuanya.  
 
Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, menurut Fauzun, peran perempuan menjadi ganda dan luar biasa. la sendiri mencontohkan, selain menjalankan tugas kedewanan, juga harus menjadi ibu rumah tangga dan menjadi guru bagi anak-anak. Kata dia, banyak hal dan kegiatan yang bisa dimanfaatkan dan dilakukan di rumah selama masa social distancing. 
 
"Saya sendiri punya anak dua, memang merasa kerepotan karena pelajaran mereka dengan kita masa dulu berbeda. Tetapi sangat diuntungkan dengan adanya google, yang bisa dipakai menjadi panduan. Untuk itu, perempuan juga harus paham teknologi karena tuntutan zaman," ucapnya.
 
Mengapa ini diharuskan, karena saat ini aktifitas siswa hanya bisa dilakukan dari rumah. Baik belajar bersama orangtua maupun melalui sistem online atau media lainnya. Sehingga mendorong orangtua siswa mau tidak mau belajar dan kenali teknologi.
 
"Itulah aktualisasi perempuan  yang harus berperan dengan baik dan jelas R.A Kartini mengajarkan kita untuk membangun kesadaran bersama agar keluar dari kebodohan dan menuju keseteraan," pungkas Srikandi NasDem dari Papua Selatan.(geet)
 
 
 

Penulis

Kintan Rhapsudyah

staff

Berita yang berhubungan
Komentar

Komentar tidak ada

Silahkan komentar


Dapatkan berita update terbaru
Silahkan mendaftar untuk berlangganan berita, dikirim ke email anda