Nasib Anak Jalanan di Kota Merauke Belum Ada Perhatian Serius

Berita » Detail

Berita Umum
30 Jul 2020 08:56
Nasib Anak Jalanan di Kota Merauke Belum Ada Perhatian Serius
Masalah anak aibon atau anak jalanan di Kota Merauke, Papua masih belum ada perhatian serius dari pemerintah daerah melalui dinas terkait. 
 
Asisten III Sekda Kabupaten Merauke, Yakobus Duwiri mengatakan, masalah  anak jalanan harus segera ada rapat koordinasi antara SKPD terkait untuk menyimpulkan langkah yang akan diambil.
 
"Menurut saya mereka terlebih dahulu disiapkan satu tempat. Supaya lebih fokus dalam membina mereka," ujar Yakobus Duwiri di Kantor Bupati Merauke, Rabu (29/7/2020).
 
Dari hasil pantauan media ini, kondisi anak jalanan baik yang suka menghisap lem aibon atau yang suka minta-minta di emperan toko maupun rumah makan, sangat memprihatinkan. Badan tidak terurus, kurus dan pakaian tidak layak bahkan ada yang tidak memakai pakaian.
 
Kisaran umur mereka sekitar 6 sampai belasan tahun. Dan hampir setiap hari mereka dengan kondisi penampilan yang sama. Rata-rata mereka adalah generasi asli Papua yang sedang berjuang di atas negerinya sendiri.
 
"Pak bupati memberikan mandat kepada SKPD terkait, tinggal kebijakan ini diterjemhkan oleh SKPD tersebut. Terkait tempat tinggal, aktivitas/kegiatan yang dilakukan untuk merubah mindset anak-anak," tandasnya.(geet)
 
 
 

Penulis

Kintan Rhapsudyah

staff

Berita yang berhubungan
Komentar

Komentar tidak ada

Silahkan komentar


Dapatkan berita update terbaru
Silahkan mendaftar untuk berlangganan berita, dikirim ke email anda