Berita Utama

Penyakit Polio Bisa Dicegah dengan Imunisasi

Merauke - Pencegahan penyakit polio dapat dilakukan dengan imunisasi namun kalau sudah positif terkena polio tidak ada obat yang dapat menyembuhkan.

Demikian pernyataan Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Selatan, dr. Herlina kepada wartawan, Selasa (28/5/2024) di Merauke. 

"Penanganan hanya dengan imunisasi dan kita berharap semua anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap empat kali supaya imunnya terbentuk," ujar dr. Herlina.

Petugas kesehatan terus melakukan promosi kesehatan terutama untuk pola hidup bersih dan sehat sebab Polio atau Poliomielitis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Penyakit ini menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan hingga kematian. Virus polio ditularkan melalui tertelannya makanan atau air yang terkontaminasi oleh virus polio tersebut.

"Jadi kita terapkan pola hidup bersih anak-anak, harus jamban yang sehat dan kita ajarkan mencuci tangan sebelum makan, buang air besar di tempatnya tidak sembarangan," terang dr Herlina.

Saat ini lanjut Kadiskes Papua Selatan bahwa ketersediaan stok vaksin polio masih aman dan cukup disediakan Kementrian Kesehatan karena sudah dikalkukasi sasaran kebutuhan di Papua Selatan yakni 119.922 anak sasaran vaksin polio setelah Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio pada Senin (27/5) kemarin.

Vaksin polio akan masiv dilakukan di empat kabupaten cakupan Provinsi Papua Selatan yaitu Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel untuk usia 0-7 tahun atau kurang 1 hari usia 8 tahun.

"Ini wajib dan semua anak di Papua Selatan harus mendapatkan vaksin polio karena kalau ada yang tidak itu ada kemungkinan menjadi sumber penularan," tandasnya.(Get)