Berita Utama

Bupati Merauke: Pentingnya Peta Proses Bisnis untuk Sinkronisasi Program Pembangunan

Merauke - Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze, menegaskan pentingnya penerapan peta proses bisnis sebagai pedoman kerja bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang terarah, terintegrasi, dan berorientasi pada hasil.

Hal tersebut disampaikan dalam arahannya pada kegiatan penyusunan peta proses bisnis Pemerintah Kabupaten Merauke tahun 2026 yang berlangsung di lantai III Kantor Bupati Merauke, Selasa, (20/10/2026).

Bupati mengatakan, peta proses bisnis diperlukan untuk memperjelas alur kerja, pembagian tanggung jawab, serta hubungan koordinasi antarperangkat daerah dalam melaksanakan program dan kegiatan pemerintahan.

Menurutnya, pemahaman mengenai struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) serta uraian tugas masing-masing OPD saja belum cukup. Pemerintah daerah juga perlu memiliki gambaran menyeluruh mengenai keterkaitan proses kerja antarperangkat daerah, terutama dalam menjalankan program yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Ia mencontohkan penanganan stunting yang tidak dapat dilakukan oleh satu OPD saja, melainkan membutuhkan keterlibatan berbagai perangkat daerah dengan tugas dan kontribusi masing-masing.

Melalui peta proses bisnis, setiap OPD diharapkan dapat memahami peran yang harus dijalankan, pihak yang perlu dilibatkan, serta bentuk koordinasi yang diperlukan untuk mencapai sasaran pembangunan secara bersama-sama.

“Di sinilah kita perjelas siapa mengerjakan apa. Proses bisnis ini penting bagi kita,” ujarnya.

Selain menjadi pedoman dalam pembagian tugas, Bupati menjelaskan bahwa peta proses bisnis juga harus menjadi acuan dalam menyelaraskan program dan penganggaran daerah. 

Penyusunan kegiatan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) perlu memperhatikan prioritas pembangunan, visi dan misi kepala daerah, serta arah kebijakan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Dengan demikian, program yang dilaksanakan setiap perangkat daerah tidak hanya berfokus pada rutinitas organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target pembangunan daerah.

Bupati menilai, keselarasan tersebut penting agar setiap kegiatan memiliki tujuan yang jelas, dapat diukur pencapaiannya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Keberhasilan dari satu prioritas pimpinan bisa tergambarkan apabila kita berjalan sesuai dengan koridor yang ada,” katanya.

Ia pun meminta seluruh pimpinan OPD memberikan perhatian serius terhadap penyusunan peta proses bisnis. Bagi pimpinan perangkat daerah yang belum mengikuti kegiatan tersebut, informasi dan arahan terkait pentingnya peta proses bisnis perlu disampaikan agar seluruh OPD memiliki pemahaman yang sama.

Lebih lanjut, peta proses bisnis diharapkan mampu memperkuat keterhubungan antara perencanaan, pelaksanaan program, pencapaian sasaran, hingga hasil dan dampak pembangunan yang dirasakan masyarakat.

Bupati juga menyoroti pentingnya digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan. Menurutnya, penerapan pemerintahan digital perlu didukung dengan penataan proses kerja yang baik sehingga pemanfaatan teknologi dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas pelayanan publik.

Baca Juga: Pemkab Merauke Susun Peta Proses Bisnis Berjenjang, Selaraskan Kinerja OPD dengan RPJMD 2025-2029

Melalui penyusunan dan penerapan peta proses bisnis, Pemerintah Kabupaten Merauke diharapkan dapat membangun sistem kerja yang lebih terstruktur, memperkuat koordinasi antar-OPD, serta memastikan program pembangunan daerah selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.(Get)