Merauke - Pemerintah Kabupaten Merauke memproyeksikan penerima bantuan iuran PBI BPJS Kesehatan dari APBD Kabupaten Merauke akan bertambah 40.000 jiwa mulai Januari 2027.
Peningkatan jumlah iuran PBI-APBD tersebut mulai dibahas Pemkab Merauke bersama pihak BPJS Kesehatan Cabang Merauke, Kamis, (22/10/2026) di Kantor Cabang BPJS setempat.
"Ini yang tadi kita bahas bersama Pak Sekda, Kaban Keuangan, Kabag Hukum dan BPJS Kesehatan," terang Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Neville, usai rapat.
Neville membeberkan, tahun 2026 ini, total PBI-APBD Kabupaten Merauke mencapai 38.000 jiwa dengan total anggaran senilai Rp16 miliar. Proyeksi kenaikan di tahun depan akan bertambah hingga 40.000 penerima.
Peserta BPJS Kesehatan PBI atau penerima Bantuan Iuran yang ditanggung oleh Pemkab melalui APBD adalah masyarakat fakir miskin dan tidak mampu yang belum terakomodasi atau dialihkan dari kuota pusat (APBN), serta didaftarkan langsung oleh pemerintah daerah.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Merauke, Elias Mite mangtakan Pemkab Merauke melalui visi misi Bupati dan Wakil Bupati Merauke Merauke Yosep Bladib Gebze-Fauzun Nihayah akan mengcover masyarakat tidak mampu menjadi peserta Penerima PBI-APBD.

"Itu bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat maka Pemkab Merauke akan membantu dan mendaftarkan masyarakat sebagai penerima bantuan iuran agar masyarakat tidak mampu bisa mendaptkan pelayanan kesehatan dengan jaminan BPJS Kesehatan di rumah sakit," ujar Kaban Keuangan Elias Mite.
Kata Elias, proyeksi peningkatan penerima bantuan itu sudah dihitung dengan postur anggaran, sehingga menjadi target yang harus diakomodir. Namun, Elias menjelaskan bahawa nilai proyeksi tersebut masih dilakukan verifikasi data sebelum perubahan anggran atau dilakukan setiap enam bulan. Di dalamnya sudah pasti ada segnem perpindahan penduduk, meninggal dunia atau peningkatan pendapat dan ekonomi sehingga peserta PBI-APBD mulai beralih ke peserta mandiri.
Baca Juga: Kasus Diare Menyerang Puluhan Warga Padua, Dua Anak Dilaporkan Meninggal Dunia
"Segmen-segmen ini yang nanti terus kita lakukan evaluasi sehingga nilai itu bisa bertahan atau ada penurunan, tetapi niatnya Pemerintah Kabupaten Merauke Pak Bupati dan ibu wakil melalui visi misinya adalah untuk mengcover masyarakat kita baik orang asli Papua maupun non Papua yang betul-betul tidak mampu dan mereka bisa mendapatkan pelayanan BPJS Kesehatan," ucap Elias Mite mengakhiri.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada