Berita Utama

Wabup Merauke Launching Program Sahabat Sehat Bank Papua dan GENTING untuk Percepat Penurunan Stunting

Merauke - Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, melaunching program kolaborasi Sahabat Sehat Bank Papua dan GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting) dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Papua bersama Pemerintah Kabupaten Merauke.

Program tersebut dilaunching pada Rabu, (21/10/2026) di Auditorium Kantor Bupati Merauke diikuti pihak terkait. Program ini merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan stunting serta memberikan pendampingan kepada keluarga berisiko stunting di Kabupaten Merauke.

Fauzun Nihayah mengatakan, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan angka statistik atau kondisi fisik anak yang tidak tumbuh secara optimal, tetapi juga menyangkut masa depan generasi emas Indonesia.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke, saya mewakili Bapak Bupati mengapresiasi seluruh pihak yang terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam penanganan stunting,” ujarnya.

Fauzun menegaskan, penanganan stunting bukan hanya menjadi tugas bupati, wakil bupati, maupun organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, melainkan tanggung jawab bersama, termasuk pelaku usaha dan perbankan.

Sementara itu, lanjut Fauzun, perbankan tidak hanya berperan sebagai pelaku ekonomi di Kabupaten Merauke, tetapi juga diharapkan berkontribusi dalam upaya percepatan penurunan stunting melalui program kolaborasi bersama pemerintah daerah.

Ia juga mengapresiasi capaian penanganan keluarga berisiko stunting di Kabupaten Merauke pada 2026. Dari target awal sebanyak 372 keluarga, pemerintah daerah bersama para mitra berhasil menjangkau 446 keluarga.

“Capaian ini tentu berkat dukungan semua pihak. Kami mengucapkan terima kasih karena kerja sama yang dilakukan telah memberikan hasil sesuai harapan,” katanya.

Kembali ditegaskan, kolaborasi dalam penanganan stunting telah dilakukan sejak beberapa waktu lalu. Sejumlah perbankan, mitra usaha, dan pelaku usaha telah bersinergi dengan pemerintah daerah untuk melaksanakan berbagai kegiatan pencegahan stunting.

Ke depan, ia berharap kerja sama lintas sektor tersebut terus diperkuat agar keluarga berisiko stunting di Kabupaten Merauke memperoleh pendampingan yang memadai.

Ia juga mengingatkan bahwa pendataan keluarga berisiko stunting dari kampung ke kampung masih perlu dituntaskan. Hal ini penting untuk memastikan seluruh keluarga yang membutuhkan perhatian dapat terjangkau oleh program pemerintah dan mitra terkait.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Merauke, Desiana Gebze, mengatakan percepatan penurunan stunting membutuhkan komitmen bersama antara pemerintah dan pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Upaya tersebut sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Melalui kolaborasi berbagai pihak, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Desiana mengatakan, program GENTING juga mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Penanganan stunting dilakukan melalui intervensi spesifik dan berkelanjutan, antara lain pencegahan anemia pada ibu hamil, pemberian tablet tambah darah, pemenuhan gizi ibu dan anak, pemberian ASI eksklusif, serta penguatan peran masyarakat dalam mendampingi keluarga berisiko stunting.

Desiana menyebutkan, pada periode 2021–2025 terdapat target penanganan sebanyak 3.080 keluarga berisiko stunting di Kabupaten Merauke. Target tersebut dilaporkan telah dituntaskan oleh pemerintah daerah.

Selanjutnya, pada 2026, pemerintah menetapkan target awal penanganan sebanyak 372 keluarga berisiko stunting. Namun, melalui kolaborasi pemerintah daerah dan para mitra, capaian penjangkauan meningkat menjadi 446 keluarga.

Dalam program kolaborasi tersebut, dukungan dari berbagai pihak diarahkan untuk memastikan ibu hamil, bayi, balita, dan keluarga yang membutuhkan mendapatkan perhatian serta bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Melalui peluncuran program Sahabat Sehat Bank Papua dan GENTING, Pemerintah Kabupaten Merauke berharap sinergi antara pemerintah, perbankan, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat sehingga percepatan penurunan stunting dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Dinas PUPR Siap Tindaklanjuti Kerusakan Sejumlah Fasilitas SPAM di Perkampungan Kabupaten Merauke

Kolaborasi ini diharapkan mampu memastikan setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh sehat dan berkembang secara optimal sebagai generasi penerus bangsa.(Get)