Merauke - Pangkalan TNI AU J.A. Dimara bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar Posko Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Baseops Lanud J.A. Dimara, Merauke, Kamis (22/10/2026).
Operasi ini dilaksanakan untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Papua Selatan.
Dalam pelaksanaannya, satu sorti penerbangan penyemaian awan telah dilaksanakan menggunakan pesawat PK-SCG milik PT Smart Cakrawala Aviation dengan bahan semai natrium klorida (NaCl). Operasi dilakukan berdasarkan analisis cuaca, potensi pertumbuhan awan, serta sebaran titik panas di wilayah sasaran.

Berdasarkan data BMKG, terdeteksi 839 titik panas di Papua Selatan, terdiri atas 59 titik kategori rendah, 631 sedang, dan 149 tinggi. Kondisi cuaca yang relatif kering serta nihilnya curah hujan dalam 24 jam terakhir menjadi tantangan tersendiri dalam penanganan karhutla. Oleh karena itu, penyemaian difokuskan pada wilayah yang memiliki potensi pertumbuhan awan dengan tetap mengutamakan keselamatan penerbangan.
Komandan Lanud J.A. Dimara melalui Kadisops Lanud J.A. Dimara, Letkol Pas Subhan, M.Han., menegaskan bahwa dukungan TNI AU dalam operasi ini merupakan wujud komitmen untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam penanggulangan karhutla serta membantu melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kebakaran.
Sementara itu, Fais Ramadhan, Koordinator Lapangan PT Smart Cakrawala Aviation, menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca dijadwalkan berlangsung pada 22–26 Oktober 2026, dengan pelaksanaan penerbangan menyesuaikan hasil analisis dan pemantauan kondisi atmosfer. Koordinasi antarpihak, kesiapan pesawat, serta dukungan bahan semai menjadi faktor penting untuk menunjang efektivitas operasi.

Baca Juga: PBI BPJS Kesehatan dari APBD Kabupaten Merauke Diproyeksikan Bertambah 40.000 Jiwa di Januari 2027
Melalui kolaborasi Lanud J.A. Dimara, BNPB, BMKG, dan PT Smart Cakrawala Aviation, Operasi Modifikasi Cuaca diharapkan dapat meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah Papua Selatan.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada