Berita Utama

Konsultasi Publik PT BIA, Perkuat Kolaborasi untuk Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat

Merauke - PT Bio Inti Agrindo (BIA) kembali menggelar Public Consultation Bian Project bersama pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan di wilayah operasional perusahaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Swiss-Belhotel Merauke, Rabu, (7/10/2026).

Presiden Direktur PT BIA, Mr. Kong Byong Sun, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang selama ini turut menjaga lingkungan serta mendukung berbagai kegiatan pelestarian yang telah dilakukan perusahaan sejak 2021.

Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sebab dalam pelaksanaannya, perusahaan menghadapi berbagai tantangan, baik dalam kegiatan operasional maupun membangun kerja sama dengan masyarakat.

“Dalam kondisi seperti ini, kita perlu semakin memperkuat komitmen untuk menjaga sumber daya air, keberlanjutan lingkungan, serta ekosistem di sekitarnya. Semua itu merupakan bagian dari warisan alam yang harus kita jaga bersama untuk generasi yang akan datang,” ujar Mr. Kong dalam sambutannya

Ia mengatakan, PT BIA terus berupaya menerapkan pelestarian lingkungan dan penguatan kapasitas masyarakat sebagai bagian penting dari pengelolaan perusahaan yang berkelanjutan.

Karena itu, kepercayaan, keterlibatan, dan pengawasan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan bersama.

“Pemerintah dan masyarakat harus terus berjalan bersama. Kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat akan menjadi landasan yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan kegiatan usaha ke depan,” katanya.

PT BIA, lanjutnya, juga terus menjalankan berbagai program di bidang ekonomi, pendidikan, dan kesehatan bagi masyarakat di delapan kampung sekitar wilayah operasional perusahaan.

Program tersebut akan terus dikembangkan dengan memperhatikan aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

“Kami akan terus mendengarkan aspirasi masyarakat dan menyempurnakan berbagai program agar pelestarian lingkungan dapat berjalan seiring dengan penguatan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Papua Selatan, Johny Santoso, mengatakan pihaknya terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk kepala distrik dan kepala kampung di wilayah tersebut.

Dikatakan, kolaborasi diperlukan untuk mempercepat pelaksanaan berbagai program yang telah disepakati bersama, khususnya dalam beberapa bulan ke depan.

“Kami juga akan terus bekerja sama dalam mendukung berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk memperlancar aktivitas keluar-masuk serta distribusi barang dan kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat,” ucapnya. 

Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada sektor pemerintahan dan pemberdayaan masyarakat, termasuk melalui pelatihan yang dapat dilaksanakan langsung di lapangan.

Ia menekankan pentingnya membangun kesepakatan bersama agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendorong kemandirian dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

“Kerja sama antara pemerintah, perusahaan, kepala distrik, kepala kampung, tokoh masyarakat, dan seluruh masyarakat menjadi sangat penting. Kita ingin agar setiap program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat dan dapat memperkuat perekonomian serta kehidupan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kesempatan yang sama, Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, memberikan apresiasi kepada PT BIA yang telah melaksanakan konsultasi publik sebagai ruang untuk memperkuat komunikasi dan kerja sama antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Merauke, mewakili Bapak Bupati Merauke, saya menyampaikan apresiasi yang luar biasa kepada PT BIA yang telah melaksanakan kegiatan konsultasi publik pada kesempatan ini,” kata Fauzun.

Ia menegaskan, konsultasi publik tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial. Pemerintah daerah berharap kerja sama dengan PT BIA terus berjalan secara baik dan berkelanjutan dengan menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam setiap pelaksanaan program.

Disampaikannya, pemberdayaan masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan melalui pendampingan bersama dengan mengedepankan prinsip transparansi dan keadilan, termasuk menghormati hak-hak serta kearifan lokal masyarakat di delapan kampung yang menjadi wilayah binaan PT BIA.

Fauzun juga mengajak para kepala kampung agar berbagai program yang telah disiapkan perusahaan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Ruang konsultasi publik seperti ini juga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mendengarkan masukan masyarakat dengan hati, kemudian mencari solusi secara bersama-sama,” ujarnya.

Ia menilai program peningkatan sumber daya manusia yang telah dilakukan PT BIA perlu terus didukung. Menurutnya, pembangunan di Tanah Papua tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga harus memberikan perhatian besar terhadap pembangunan sumber daya manusia.

Salah satunya melalui sektor pendidikan. Ia berharap pendampingan pendidikan yang selama ini telah dilakukan dapat terus dilanjutkan sehingga memberikan manfaat positif dan berkelanjutan bagi masyarakat penerima manfaat.

Di bidang ekonomi kerakyatan, Fauzun mendorong agar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasional PT BIA terus dikembangkan.

Ia juga menyoroti pendampingan terhadap petani karet agar produksi masyarakat memiliki akses pasar yang lebih baik sehingga memberikan nilai ekonomi dan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Hal-hal seperti ini menjadi bagian dari kerja sama yang ingin terus kita bangun,” katanya.

Fauzun menegaskan, pembangunan Kabupaten Merauke membutuhkan sinergitas dan kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, kepala distrik, kepala kampung, dan seluruh masyarakat.

Baca Juga: Puluhan Warga Kimaam Terserang Diare, Pemkab Merauke Periksa Penyebabnya

“Melalui kerja sama tersebut, kita berharap berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Merauke,” pungkasnya.(Get)