Merauke - Pemerintah Kabupaten Merauke terus membantu menyedikan kebutuhan masyarakat dalam hal konsumsi pangan dengan harga terjangkau melalui gerakan pangan murah secara berkala.
Pangan murah kali ini juga untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijrah tahun 2026. Pemkab Merauke kembali gelar selama dua hari, mulai 19-20 Mei di Kios Pangan Jalan Raya Mandala Merauke.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Martha Bayu dalam rilisnya, Rabu, (20/5/2026) menuturkan, untuk menyediakan kebutuhan bagi masyarakat melalui gerakan pangan murah, pihaknya didukung oleh Perum Bulog, distributor, kelompok petani sayur binaan Bank Indonesia dan peternak telur.

Ia menyebut ada perubahan harga terjadi pada beberapa komoditi, di antaranya:
Pertama, rica (cabe rawit), di bulan April menyentuh harga tertinggi Rp140.000/kg, di bulan Mei turun menjadi Rp60.000/kg, (terjadi penurunan harga sebesar Rp80.000/kg).
Kedua, telur ayam. Hadirnya peternak-peternak telur baru seperti kelompok telur merah putih maka telur melimpah di Kota Merauke dan menyebabkan harga telur sedikit menurun. Sementara harga terendah ada di Rp55.000/rak dan tertinggi Rp80. 000/rak.

Ketiga, beras SPHP kemasan 5 Kg (Rojolele) di harga Rp60.000/karung. Beras SPHP ini tetap menjadi primadona karena laku pesat selama 2 hari penjualan, hingga mencapai 3 Ton.
Baca Juga: Fauzun Nihaya: Kebangkitan Bangsa yang Sesungguhnya adalah Ketika Mampu Melindungi Kelompok Rentan

Disusul Minyak Kita juga paling diminati pembeli dengan harga 1 refil (2 liter) Rp31.000/refil. Penjualan selama dua hari, minyak goreng jenis ini laku terjual hingga 1.200 liter.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada