Berita Utama

TNI Bangun 80 Titik Air Bersih dan Enam Jembatan Beton di Papua Selatan

Merauke - TNI terus memperkuat pembinaan teritorial sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua Selatan. Sejumlah program unggulan telah dilaksanakan di Kabupaten Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat.

Program tersebut di antaranya pembangunan jembatan beton, penyediaan sarana air bersih melalui program TNI Manunggal Air Bersih, rehabilitasi panti asuhan dan sekolah hingga pembangunan SMA Kartika.

Danrem 174/ATW Merauke Brigjen TNI Mustakim mengatakan, dalam pelaksanaan program unggulan tersebut, sedikitnya enam jembatan beton telah dibangun di Kabupaten Merauke. Selain itu, program TNI Manunggal Air Bersih telah direalisasikan di sekitar 80 titik yang tersebar di Merauke, Mappi, Boven Digoel dan Asmat.

“Di antaranya ada jembatan beton yang sudah kita bangun sebanyak enam titik di Merauke. Terus TNI Manunggal Air Bersih, itu ada 80 titik tersebar di wilayah Mappi, Boven Digoel, Merauke dan Asmat,” ujarnya di Merauke, Rabu, (12/8/2026). 

Selain pembangunan infrastruktur dasar, TNI juga melaksanakan rehabilitasi dua panti asuhan di Merauke, yakni Panti Asuhan Abba dan Panti Asuhan Kartini.

Sementara di Kabupaten Mappi, TNI turut melaksanakan rehabilitasi sekolah dan asrama yang digunakan para pelajar untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.

Tidak hanya program yang telah selesai dilaksanakan, saat ini TNI juga tengah membangun 21 jembatan Aramco di sejumlah wilayah sebagai bagian dari upaya membuka dan memperlancar akses masyarakat.

Dukung Pembangunan Koperasi Merah Putih

Di luar program unggulan pembinaan teritorial, TNI juga membantu pemerintah daerah dalam menyukseskan program pemerintah pusat, salah satunya pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Untuk wilayah Papua Selatan, pembangunan KDKMP yang didukung TNI mencakup 21 titik, dengan rincian tiga titik di Kabupaten Boven Digoel dan 18 titik di Kabupaten Merauke.

“Di Boven Digoel ada tiga, di Merauke ada 18 titik yang sudah kita bangun,” jelasnya.

SMA Kartika Disiapkan Cetak Generasi Unggul Papua Selatan

Sementara itu, perhatian terhadap sektor pendidikan juga menjadi salah satu fokus TNI. Melalui jajaran Kodam, TNI membangun SMA Kartika yang kini telah beroperasi dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

Sekolah tersebut berada di kawasan Jalan Domba, di sekitar Kompi A dan Kompi C Yonif 757, Merauke.

Ia mengatakan, SMA Kartika tidak hanya memberikan pendidikan akademik sesuai kurikulum, tetapi juga memberikan pembinaan fisik, pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan psikologi kepada para siswa.

“Bapak Kasad sangat konsen sekali dengan pendidikan. Melalui Kodam, Bapak Kasad memerintahkan membangun sekolah Kartika. Dan saat ini sudah beroperasi,” katanya.

Menurutnya, pola pendidikan tersebut diharapkan dapat membantu menyiapkan generasi muda Papua Selatan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kesiapan fisik dan mental.

Para siswa juga mulai diarahkan untuk menentukan pilihan karier setelah menyelesaikan pendidikan, baik melanjutkan ke perguruan tinggi maupun mengikuti seleksi TNI, Polri atau sekolah kedinasan seperti IPDN.

“Harapannya nanti setelah mereka melaksanakan kegiatan pendidikan di SMA Kartika, mereka sudah tahu dan sudah kita mulai arahkan ke mana mereka akan melanjutkan berkarier. Apakah ke kuliah, atau mungkin ke TNI, Polri, atau mungkin STPDN,” ujarnya.

Ia berharap keberadaan SMA Kartika dapat memperluas wawasan dan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda Papua Selatan dalam mempersiapkan masa depan.

Baca Juga: Pemkab Merauke Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

“Harapan kita dengan adanya sekolah Kartika yang sudah dibangun, generasi-generasi muda Papua Selatan khususnya bisa lebih bertambah wawasannya untuk menatap masa depannya,” pungkasnya.(Get)