Merauke - Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Kampung Wanam, Kabupaten Merauke dibatasi waktu selama satu bulan. Seluruh sasaran fisik yang telah ditetapkan ditargetkan dapat diselesaikan 100 persen sesuai program.
Danrem 174/ATW Merauke, Brigjen TNI Mustakim, mengatakan tahapan perencanaan, persiapan hingga koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Merauke telah dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan.
“Pelaksanaan kegiatan TMMD ini kita dibatasi waktu satu bulan. Mulai dari perencanaan dan persiapan sudah kita laksanakan, termasuk koordinasi dengan pemerintah daerah,” ujarnya usai apel penutupan TMMD ke-129 Kodim 1707/Merauke di Laporan Kodim setempat, Kamis, (13/8/2026).
Menurutnya, progres pekerjaan fisik saat ini bervariasi. Pembangunan MCK rata-rata telah mencapai sekitar 70 persen, sedangkan sejumlah sumur galian sudah mendekati tahap penyelesaian.
Sementara itu, seluruh sasaran nonfisik dalam program TMMD ke-129 telah rampung 100 persen.
Mustakim menjelaskan, salah satu tantangan dalam pelaksanaan TMMD adalah mobilisasi material. Sebab, sebagian besar bahan yang dibutuhkan harus didatangkan dari Merauke menuju lokasi sasaran menggunakan transportasi kapal.
Dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Merauke juga diberikan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Meski demikian, pemerintah daerah memastikan dukungan tetap diberikan hingga seluruh sasaran fisik dapat dituntaskan.
Pemkab Merauke tetap komitmen untuk terus mendukung penyelesaian program TMMD ke-129 sebagai bentuk kolaborasi pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan serta menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
Baca Juga: TMMD ke 129 Resmi Ditutup, TNI Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat
Dengan dukungan tersebut, seluruh sasaran fisik yang telah diprogramkan diharapkan dapat dituntaskan pengerjaannya.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada