Merauke - Realisasi penyerapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke di tahun 2025 lalu capaiannya hingga 95 persen.
Secara keseluruhan realisasi anggaran yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Dana Otonomi Khusus (Otsus) telah mencapai sekitar 95 persen. Namun, khusus dana transfer, realisasinya masih berada di angka 87 persen.
"Realisasi kita secara keseluruhan itu dari sumber dana DAK, DAU, Otsus itu kurang lebih sebesar 95 persen tapi realisasi dana transfer kita itu berada di 87, 88 sampai 90 persen. Ada sumber-sumber dana lain yang memang belum terealisasi dengan baik tapi kita sudah bersyukur kita di angka 87 persen untuk dana transfernya terdiri dari DAK transfer pusat sama Otsus, itu yang realisasinya sekitar 87,” kata Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Merauke, Elias Mite, Jumat, (30/1/2026).
Untuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA), Elias mengatakan pihaknya belum dapat memastikan jumlahnya karena masih menunggu hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Ia menegaskan bahwa SiLPA bukan semata-mata kurang maksimalnya penyerapan, melainkan karena adanya penghematan dan efisiensi belanja. Beberapa kegiatan tidak dapat dilaksanakan karena keterbatasan waktu serta kondisi tertentu, sehingga anggarannya menjadi sisa.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Merauke juga secara konsisten melakukan efisiensi, baik pada belanja pegawai maupun belanja operasional. Efisiensi tersebut antara lain dilakukan melalui pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN yang tidak masuk kerja, pengurangan hari perjalanan dinas, serta penghematan pada pos belanja lainnya.
"Seperti contoh efisiensi dalam perjalanan dinas, mungkin dia harusnya dalam DPA 5 hari, lalu kemudian dikurang menjadi 3 hari, itu kan bagian efisiensi juga, lalu kemudian ada efisiensi-efisiensi lain yang belanja dan lainnya kemudian itu menjadi bagian yang diakomodir, itulah yang menjadi SiLPA di tahun ini,” kata Elias.
Baca Juga: Persit KCK Kodim 1707/Merauke Gelar Jumat Berkah
Elias menyebut, rata-rata realisasi anggaran pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Merauke berada di atas 70 persen. Sementara itu, pada tahun sebelumnya, pemerintah daerah juga melakukan efisiensi anggaran sesuai kebijakan pusat, sehingga tidak semua dana besar dapat terserap, terutama pada belanja operasional.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada