Berita Utama

Edoardus Kaize dan Yermias Ndiken Panen Raya di Kampung Matara

Merauke - Anggota Komisi IV DPR RI, Fraksi Partai PDIP, Dapil Papua Selatan, Edoardus Kaize didampingi Sekda Merauke, Yermias Paulus Ruben Ndiken melakukan panen raya di Kampung Matara, Distrik Semangga Merauke, Sabtu, (18/4/2026). 

Kali ini suasananya berbeda, semua harus berjalan kaki hampir 4 kilometer dari Kampung Matara menuju dusun lahan padi karena akses jalan usaha tani tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat lantaran kondisi berlumpur, dalam dan genangan air. 

Kepala Kampung Matara, Roberto Untailawal mengataka sejak 2025, masyarakat setempat menanam 32 hektare hanya 8 kelompok tani orang asli Papua ini menanam sesuai kemampuan. Sehingga hasilnya bervariasi mulai dari 50-86 karung. 

Momen yang sama Kepala Kampung Matara minta pemerintah membangun jalan tani dalam memudahkan aktivitas petani dalam bertani terutama pengangkutan hasil panen mereka. 

Momen yang sama Kepala Kampung Matara minta pemerintah membangun jalan tani dalam memudahkan aktivitas petani dalam bertani terutama pengangkutan hasil panen mereka. 

Sekda Yermias mengatakan, masyarakat OAP masih tahap belajar untuk mengelola padi sawah, sebab sebelumnya hanya berurusan sama pohon sagu dan hasil bumi lain selain padi. Untuk itu Sekda harapkan bukan hanya bantuan Alsintan yang diberikan, tetapi harus ada pendampingan yang lebih agar masyarakat asli mampu mengelola sawahnya dengan luas lahan yang besar dan hasil yang lebih banyak. 

Sebagai orang asli Papua, Anggota Komisi IV DPR RI, Edoardus Kaize sangat bangga dan apresiasi masyarakat lokal yang sudah memulai untuk bertani padi. Edoardus menyarankan selain padi harus ada pengembangan sagu di pinggir sawah. 

"Bibit sagu ada dan akan ditanami sagu di pinggirnya, supaya kita tidak merasa membuang sagu dan menjadikan beras sebagai kita punya makanan harian, kita diimbangi dan tidak lupa dengan sagu. Sagu itu yang bikin kita bisa betumbuh sampai hari ini karena sebelum kita kenal beras kita kenal sagu duluan," ujar Edoardus di lokasi panen. 

"Hari ini kami datang bukan untuk lihat yang bagus, tapi kami datang lihat apa adanya kalau ada yang kurang itu yang jadi catatan kami. Kalau kita tidak jalan kaki sampai di sini kita tidak tahu kondisinya. Saya mengucapkan terimakasih yang sudah bersama jalan kaki di jalan usaha tani namun masih berlumpur. Ini akan kita prioritaskan dalam usulan kita ke pusat," kata Edo.

Edoardus Kaize menyampaikan sangat bangga dan berterima kasih kepada kelompok tani yang memanfaatkan dan menjaga Alsintan bantuan dengan baik dan membuahkan hasil produksi padi olahan masyarakat sendiri. 

"Saya dan teman-teman tidak datang untuk menilai kelompok tapi lebih memberikan apresiasi. Kita coba apakah degan cara ini orang Marind bisa bergerak kembali atau tidak. Memang sampai hari ini puji Tuhan, saya lihat ada titik semangat mulai muncul. Terimakasih, puji Tuhan kita bisa hadir di sini untuk melakukan panen hasil tanam masyarakat dan telah menggunakan alat dengan baik." 

"Terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Meruke melalui Dinas Pertanian dan Hortikultura serta semua pihak dalam mendukung kelompok tani. Saya di DPR RI hanya alat masyarakat sehingga saya harus manfaatkan dengan baik dalam membantu mengurus apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Saya turun ke daerah menampung aspirasi masyarakat untuk ditindaklanjuti ke pusat," tandasnya.

Baca Juga: Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Perkuat Pengembangan Pendidikan

Untuk diketahui, sebelum menuju lahan sawah, Anggota DPR RI ini mengadakan pertemuan dengan masyarakat di Balai Kampung Matara, bersama Kadis Pertanian, Yosefa Rumaseu, Kadis Ketahanan Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Martha Bayu, Sekretaris Dinas PU, Bhabinkamtibmas, Babhinsa serta Anggota DPR Kabupaten Merauke, Hilarius Ulukyanan bersama rekannya.(Get)