Merauke - Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Laut Merauke selenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2025, Kamis, (30/4/2026) di Gor Hiad Sai Merauke.
RAT kali ini merupakan RAT yang ke-12 dengan tujuan selain menjalin kebersamaan tetapi juga untuk mempertanggungjawabkan kinerja pengurus dan pengawas, mengevaluasi laporan keuangan, serta menetapkan rencana kerja dan anggaran tahun buku berikutnya.
Sekaligus forum tertinggi untuk membagi Sisa Hasil Usaha (SHU) dan mengambil keputusan strategis demi kelangsungan koperasi, sesuai prinsip demokrasi.
Ketua TKBM, Johanes Puer mengatakan tahun ini, SHU koperasi TKBM Pelabuhan Merauke mencapai nilai tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya yakni Rp800 juta lebih dengan nilai pembagian masing-masing anggota sekitar Rp2-3 juta. Pencapaian ini menjadi kebanggaan bersama sekaligus jadi motivasi capain selanjutnya.

Pembukaan RAT pihaknya mengundang dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, Dinas Perindagkop, KSOP, Ketua Forum TKBM Wilayah Timur, Sekretaris Umum Induk Tenaga Kerja Bongkar Muat dan Asisten 2 Setda Kabupaten Merauke meawakili bupati Merauke.
Kabid Koperasi Disperindakop Kabupaten Merauke, Charles S, mengapresiasi bahwa Koperasi TKBM Merauke sebagai Koperasi OAP yang selalu rutin laksanakan RAT, sehingga secara penilaian dari Kementrian Koperasi, Koperasi TKBM Merauke masuk koperasi sangat sehat. "Untuk itu ke depan aturan harus diterapkan dan apa yang sudah dicapai terus berkembang," ujannya.
Sementara itu, Yopi Nekson, selalu Ketua Forum TKBM Wilayah Timur kesempatan itu memberikan apresiasi dan juga mengajak TKBM di Merauke Papua Selatan tetap kompak, menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab sebab peran TKBM sangat besar dalam mendukung pembangunan di daerah, termasuk menjalankan koperasi.
Sekretaris Jenderal Induk Koperasi TKBM (Inkop TKBM) Pelabuhan Indonesia, Viktoria Wewo kesempatan itu meminta dukungan semua pihak untuk memberi perhatian kepada TKBM setempat. Ia menegaskan, para TKBM harus dilengkapi dengan sertifikasi kompetensi, memiliki uniform/seragam kerja, dan mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan serta menjaga sikap selama menjalankan tugas, sehingga dalam kondisi apapun tetap kompak.
"Dalam keadaan apapun kita harus solid harus kompak, pengurus, pengawas dan anggota pekerja harus kompak sehingga koperasi bisa dan terus berjalan baik," pintanya.

Sementara itu, Asisten 2 Setda Kabupaten Merauke, Yustina Sianturi menyampaikan RAT ini menjadi evaluasi, pengesahan laporan, menetapkan rencana kerja dan membagi sisa hasil usaha sebagai usaha bersama dalam koperasi TKBM Pelabuhan Merauke.
"RAT wajib dilaksankan sehingga secara khusus kepada ketua dan pengurus koperasi supaya RAT ke depan dilaksankan lebih cepat," katanya.
Dikatakan, Koperasi TKBM Pelabuhan Merauke memiliki anggota yang cukup banyak dan SHU yang terus meningkat. Pemkab terus berupaya mengusulkan ke Kementrian Perhubungan supaya ada peningkatkan pembangunan pelabuhan Merauke terutama pembangunan depo 2 pelabuhan.
Baca Juga: SMK Jadi Wadah Pembentuk Generasi Siap Kerja dan Ciptakan Lapangan Kerja
Menurutnya, jika depo 2 dibangun tentu semakin banyak TKBM yang harus bekerja untuk melakukan bongkar dan muat seluruh logistik yang dibutuhkan daerah.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada