Merauke - Pembangunan ruas jalan dari SP9 menuju Tanah Tinggi yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ditargetkan selesai pada tahun 2026.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Papua Selatan, Ramses Kambuaya menjelaskan, berdasarkan informasi terakhir saat kunjungan Gubernur Papua Selatan beberapa waktu lalu, progres pembangunan jalan tersebut telah mencapai sekitar 20 persen. Namun, perkembangan terbaru masih menunggu laporan dari pihak pelaksana proyek.
"Saat kunjungan Pak Gubernur kemarin progresnya sekitar 20 persen. Targetnya tahun ini jalan sudah selesai hingga pertigaan Salor-Tanah Tinggi," ujarnya, Jumat, (19/6/2026).
Menurutnya, panjang ruas jalan yang dikerjakan mencapai lebih dari 10 kilometer dengan lebar 7 meter. Meski demikian, data pasti mengenai panjang ruas maupun progres pekerjaan dimiliki oleh pihak kontraktor pelaksana.
Ia menjelaskan, konstruksi jalan yang dikerjakan menggunakan spesifikasi jalan nasional dengan beberapa lapisan perkerasan, termasuk penggunaan agregat kelas A, sesuai standar yang ditetapkan dalam proyek yang bersumber dari APBN.

"Standarnya memang mengikuti spesifikasi jalan nasional karena dikerjakan menggunakan dana APBN," katanya.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Papua Selatan mengerjakan ruas jalan lanjutan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Proyek yang dibiayai APBN tersebut dilaksanakan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional sebagai bagian dari dukungan terhadap pembangunan jalan daerah.
Setelah pembangunan selesai, ruas jalan tersebut direncanakan akan dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan untuk selanjutnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dalam pemeliharaan dan pengelolaannya.
Baca Juga: Berikut Sejumlah Aspek Penting Pembahasan Terhadap LKPJ Gubernur Papua Selatan TA 2025
Berdasarkan target yang telah ditetapkan, pekerjaan konstruksi diperkirakan rampung pada Oktober hingga November 2026. Pengerjaan proyek melibatkan dua perusahaan kontraktor, sedangkan besaran anggaran proyek masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada