Berita Utama

Lapas Merauke Mulai Rehabilitasi Pasca Kebakaran, Dua Napi Masih Diburu

Merauke - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Merauke, Hendrik, mengatakan kondisi lapas saat ini berangsur membaik setelah insiden kerusuhan dan kebakaran yang terjadi sebelumnya. 

Pihak lapas mulai melakukan pembersihan puing-puing dan pembongkaran bagian bangunan yang mengalami kerusakan sebagai tahap awal rehabilitasi fasilitas.

Pembersihan difokuskan pada puing-puing bangunan serta tembok yang telah diruntuhkan untuk mempersiapkan proses pembangunan kembali. Langkah ini dilakukan agar fasilitas lapas dapat segera diperbaiki dan pelayanan terhadap warga binaan kembali berjalan normal.

Hendrik berharap proses rehabilitasi dapat diselesaikan secepat mungkin, terutama untuk mendukung kegiatan pembinaan dan pelayanan kunjungan keluarga.

Terkait pembiayaan, ia menjelaskan bahwa rehabilitasi mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Selain itu, Pemerintah Provinsi Papua Selatan turut memberikan bantuan untuk sarana dan prasarana (sarpras).

Di sisi lain, Hendrik mengungkapkan bahwa masih ada dua warga binaan yang melarikan diri saat insiden kerusuhan dan kebakaran masih berada di luar lapas dan dalam pencarian.

Menurut Hendrik, keluarga turut berperan membujuk mereka agar kembali, termasuk melalui komunikasi dengan sesama warga binaan.

Pihak lapas mengimbau keluarga maupun dua warga binaan yang masih berada di luar agar segera mengambil inisiatif untuk kembali.

Hendrik menjelaskan, sikap kooperatif dan inisiatif warga binaan untuk menyerahkan diri dapat menjadi pertimbangan dalam proses pengusulan remisi sesuai ketentuan yang berlaku. Sebaliknya, apabila warga binaan kembali setelah ditangkap petugas, hal tersebut dapat memengaruhi pertimbangan sesuai aturan yang berlaku.

Ia berharap warga binaan yang masih berada di luar segera kembali sehingga proses penanganan dapat berjalan dengan baik.

Sementara itu, pengamanan di Lapas Kelas IIB Merauke masih mendapat dukungan dari personel Brimob dan Polres Merauke. Dukungan tersebut dilakukan untuk membantu pemantauan dan menjaga situasi di dalam lingkungan lapas tetap kondusif.

Baca Juga: Lindungi Tujuh Warga Binaan, Lapas Merauke Pindahkan Mereka ke Tanah Merah

Hendrik menegaskan, pihaknya terus melakukan pembenahan fasilitas yang rusak agar kegiatan pembinaan dan pelayanan terhadap warga binaan dapat kembali berjalan normal.(Get)