Berita Umum

Kunker ke Merauke, Rice Miling Unit Milik Serka Ardian Didatangi Mentan SYL

Petani Milenial yakni Serka Ardian Manulang adalah salah satu personil Korem 174/ATW memulai inovasinya mengembangkan RMU/Rice Miling Unit membantu mengatasi masalah pengeringan hasil panen padi di SP3 Tanah Miring, Merauke, Papua.

 

Setelah mempelajarinya, kemudian tahun 2018 Ardian Manulang melakukan eksperimen dengan membuat Bed Dryer System Indirect/uap panas tidak langsung untuk mengeringkan gabah agar lebih cepat kering.

 

"Dengan ini hasil panennya lebih berkualitas," ujarnya dia di lokasi RMU Tanah Miring, Jumat (03/09).

Berangkat dari keberhasilannya tersebut, Serka Manulang lalu membina kelompok-kelompok tani di perkampungan sekitar untuk mengembangkan Bed Dryer tersebut untuk dibangun di tiap distrik hingga kampung bahkan akan mencapai di tiap-tiap RW.

 

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam kunjungannya saat meninjau RMU /Rice Miling Unit menyampaikan apresiasi atas inovasi tersebut.

 

"Kami datang ke sini ingin melihat bagaimana setelah budidaya tanam padi dan lainnya, dan petik olahnya seperti apa. Nah, kita bisa lihat di sini TNI juga ikut memberikan supportnya. Saya dan Bapak Bupati tentu menopang ini dan tentu kita berharap ini marketnya bisa meningkat," ujar Mentan SYL.

 

Mentan berharap agar kualitas yang dihasilkan dapat terus ditingkatkan. Sebab beras Merauke tergolong beras medium sehingga masih dijual dengan Rp 8000 per Kg.

 

"Saya mau kita sampai premium, sehingga bisa memenuhi kebutuhan pangan nasional bahkan menembus pasar ekspor," harap Mentan Sahrul Yasin Limpo.

Untuk menunjang ini, akselerasi sektor pertanian dari hulu hingga hilir di Kabupaten Merauke harus segera diwujudkan, yakni mulai dari budidaya benih dilanjutkan panen, pasca panen, pengolahan hasil, packing hingga penentuan marketplace harus terus kembangkan guna memasarkan produksi hasil pertanian yang berdaya saing ekspor.

 

Mentan SYL meminta keseluruhan proses hulu-hilir dikorporasikan dengan baik untuk menghasilkan akselerasi yang makin tinggi. Dalam membantu petani pada aspek permodalan, pihak perbankan juga diminta untuk terus menggulirkan dana kredit usaha rakyat (KUR) kepada para petani. 

 

"RMUnya luar biasa, itulah gunanya saya datang ke sini bersama full tim dan kita lihat apa yang bisa kita lakukan di sini. Semua pikiran kita untuk rakyat, untuk negeri, untuk bangsa. Oleh karena itu di bawah pimpinan Bapak Bupati semua harus bergerak," pungkasnya. (Get)