Merauke - Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Merauke mengimbau masyarakat yang bermukim di wilayah pesisir Pantai Lampau Satu serta bantaran Sungai Maro untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi potensi banjir rob.
Banjir rob dikhawatirkan terjadi akibat tingginya curah hujan yang disertai angin kencang dalam beberapa hari terakhir.
Kasat Polairud Polres Merauke AKP M. Chandra, menyampaikan kondisi cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan naiknya permukaan air laut dan sungai, yang dapat mengakibatkan banjir rob, kerusakan fasilitas masyarakat, serta membahayakan aktivitas nelayan dan warga pesisir.
Dalam kegiatan patroli dan sambang yang dilaksanakan, personel Sat Polairud Polres Merauke secara langsung menyampaikan imbauan kepada warga agar mengamankan perahu dan alat tangkap nelayan, menghindari aktivitas melaut saat cuaca buruk dan mengantisipasi kemungkinan genangan air di sekitar pemukiman serta tetap memantau perkembangan informasi cuaca dari instansi terkait.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat setempat apabila terjadi keadaan darurat atau dampak cuaca ekstrem seperti banjir, kerusakan kapal, maupun kecelakaan di perairan.
Sat Polairud Polres Merauke akan terus meningkatkan patroli perairan dan pemantauan wilayah pesisir sebagai langkah preventif guna menjaga keselamatan masyarakat serta meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.
Baca Juga: Ketua KTNA Sebut Tanaman Jagung Lebih Cocok di Tanah Tinggi
Dengan adanya himbauan ini, diharapkan masyarakat pesisir pantai dan bantaran Sungai Maro dapat lebih waspada dan siap menghadapi potensi banjir rob demi keselamatan bersama.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada