Merauke - Setelah aktivitas pemerintahan Provinsi Papua Selatan beralih ke KTM Salor Merauke, masih banyak ASN Pemrov setempat yang belum memiliki tempat tinggal.
Situasi ini sangatlah wajar, karena KTM Salor merupakan tempat baru yang ditetapkan sebagai pusat pemerintahan setelah menjadi Provinsi Papua Selatan. Seluruh fasilitas, sarana prasarana dan infrastruktur masih harus dibangun secara bertahap.
Bangunan rumah kos atau rumah sewa masih sangat sedikit, begitu juga dengan rumah khusus yang dibangun pemerintah juga tidak bisa menampung seluruh ASN Papua Selatan sehingga bagi ASN yang masih lajang memutuskan tinggal bersama dalam satu rumah, sedangkan yang sudah berkeluarga ada yang memilih pulang pergi Merauke Kota-Salor.
Maria Tan, salah satu ASN muda dan juga staf di Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Papua Selatan justru menyampaikan keseruan dirinya bersama rekan kerja menjalankan tugas di pusat pemerintahan baru itu, sembari mencari tempat tinggal di sana yang menurutnya masih susah untuk mendapatkannya karena belum banyak.
Diakui, cukup jauh jarak dari Meruke Kota-Salor dan harus pulang pergi setiap hari akan terasa kurang efektif disertai rasa takut akan kemanan dan keselamatan di jalan. Sebagai solusi sementara, Maria Tan bersama beberapa rekannya sepakat patungan mengontrak rumah warga yang kebetulan bersedia rumah disewakan.
"Harapan saya, mudah-mudahan ke depan kita yang ASN ini bisa ada rumah dinas atau lebih banyak lagi rumah kos atau kontrakan yang dibangun masyarakat supaya kita bisa tinggal, karena ada yang sudah berkeluarga biar tidak terpisah dengan keluarga," ungkap Maria Tan, Selasa, (20/1/2026) di Merauke.
Baca Juga: Alasan Pemberi Kerja dan Pekerja Wajib Membuat Perjanjian Kerja Bersama Secara Tertulis
Baginya, apapun kendala yang dihadapi, dirinya dan para ASN lain tetap semangat serta bersyukur karena Tuhan sudah memberikan pekerjaan yang baik sehingga setiap tantangan harus disikapi dengan bijaksana.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada