Berita Utama

Cetak Sawah Rakyat Tahun 2026 di Kabupaten Merauke Terdapat 41 Paket

Merauke - Total paket pekerjaan untuk Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten Merauke tahu 2026 sebanyak 41 paket, yang sudah dimenangkan oleh 32 perusahaan. 

Di dalamnya ada 24 grup perusahaan yang menang 1 paket, 7 perusahaan memenangkan 2 paket pekerjaan serta 1 perusahaan yang memenangkan 3 paket pekerjaan. 

Dari total 32 pemenang tersebut, yang sudah berkontrak sebanyak 17 paket, sisanya masih terkendala berbagai hal termasuk yang paling banyak adalah jaminan perusahaan yang belum sesuai. 

Demikian ini disampaikan Plh Kepala Balai Pengelola Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas 1 Jayapura, Teuku Achmad Iqbal, dalam sosialisasi dan koordinasi pelaksanaan CSR di Kabupaten Merauke tahun 2026 di Swissbell Merauke, Selasa, (26/5/2026). 

Kesempatan ini, para pelaksana perusahaan diminta berkomitmen dengan menandatangani pakta integritas untuk menyelesaikan 100% pekerjaan. 

"Kamipun sedang mendorong percepatan untuk pelaksanaan kontrak bagi para pemenang yang belum berkontrak tersebut. Kami berharap tidak ada perubahan dari bapak, ibu sekalian. Kalau memang tidak sanggup, hari ini juga bisa disampaikan ke kami. Karena sudah ada indikasi beberapa perusahaan yang tidak mampu, namun mencoba menyampaikan ke tempat lain secara tidak sah," ucap Teungku Achmad. 

Untuk itu, BPLIP akan menurunkan tim untuk melakukan evaluasi faktual atas data dokumen yang disampaikan dari pihak perusahaan, dengan memastikan kondisi kebenarannya terkhusus kesiapan peralatan pendukung. 

Sementara itu, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Papua, Dr. Aser Rouw, mengatakan target ke depan untuk Papua Raya adalah mencapai kemandirian beras dan tujuannya agar tidak bergantung pada suplay dari luar. 

Tugas dari BBRP adalah mengkoordinasikan semua kegiatan strategis Kementerian Pertanian di daerah termasuk memverifikasi dan validasi semua usulan program teknis dari daerah ke pusat, begitupun sebaliknya. 

"Karena cetak sawah ini, target kami adalah tanam. Oleh karena itu bapak ibu yang penyedia itu harus memastikan sampai sawah siap tanam. Untuk mencapai ke sana kita harus memastikan ketersediaan alat mesin pertanian yang digunakan," katanya. 

Untuk 2026, Kementan menargetkan tanam pada bulan September dan target Pertanian paling besar ada di Merauke harus tercapai.

Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebze mengatakan setiap tahun mesti ada evaluasi pelaksanaan program cetak sawah rakyat. 

Menurutnya, ketika ada dinamika atau persoalan yang terjadi sudah seharusnya dicarikan solusi. Terutama kepada pemilik perusahaan yang sudah menandatangani kontrak wajib dikerjakan sampai tuntas. 

"Bapak ibu harus punya komitmen kuat, jangan sampai kita mengejar target tetapi tidak mengukur kemampuan, karena pekerjaan yang akan dilaksanakan ini membutuhkan dukungan berupa alat," tandas Bupati Yoseph. 

Baca Juga: Jelang Idul Adha 1447 Hijrah, 10 Orang Ini Nekad Curi Sapi

Selaku pimpinan daerah, Yoseph Gebze berharap target pertanian tahun ini harus tercapai, kalau perlu menurutnya capai 100 persen.(Get)