Merauke - Seleksi penerimaan mahasiswa baru program beasiswa unggul Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan dengan Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang tahun 2026 diikuti 18 siswa.
Belasan siswa ini berasal dari empat kabupaten cakupan, yakin Merauke, Mappi, Asmat dan Boven Digoel dengan tempat seleksi di SMP YPK Merauke, Rabu, (3/6/2026).
Wakil Direktur 3 Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang, Dr. Hamyana, dalam arahannya menyampaikan, seleksi yang dilakukan adalah tes tertulis (sudah dilakukan sebelumnya) dilanjutkan dengan tes wawancara menyangkut motivasi peserta untuk masuk di Polbangtan.
"Wawancara ini tidak memilih siapa yang paling pintar tapi lebih pada mencari apa motivasinya, apakah sesuai dengan bidang kami atau tidak," kata Dr. Hamyana.
Dikatakan, Polbangtan Malang adalah salah satu lembaga pendidikan kedinasan di bawah Kementerian Pertanian, sehingga kuliah di Polbangtan Malang tidak sama dengan kuliah di universitas umum.
"Polbangtan Malang sistemnya di asrama, ada pelatih kedisiplinan dari unsur TNI yang selama 24 jam akan mendampingi adik-adik semua. Jadi harus mulai dipertimbangkan dari sekarang tentang gambaran situasi kehidupan Kampus Polbangtan Malang," katanya lagi.

Di Universitas Polbangtan Malang, lanjut dia, sangat terukur dan terbatas berkaitan aktivitas mahasiswa di luar kampus, yakni tidak sebebas kampus lain.
"Kami juga ingin mencari tahu apa harapan para calon setelah diterima di Polbangtan dan setelah lulus apa yang ingin diwujudkan. Sehingga kami bisa memotret atau mendapatkan gambaran bahwa adik-adik ini memilih Polbangtan untuk mencapai mimpi-mimpinya nanti."
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Ignasius Babaga, S. Pd mengatakan, Pemrov melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan siap membiayai calon mahasiswa. Namun para calon ditekankan harus disiplin waktu yang menandakan kesiapan sebagai calon mahasiswa, sebab kedisiplinan menjadi poin penting dalam mengantarkan seseorang pada kesuksesan.
"Inilah kesempatan untuk kalian bisa kuliah. Kuliah membutuhkan waktu yang cukup lama, masing-masing pribadi harus melihat pribadainya seperti apa. Waktu masih SMA/SMK berbeda dengan mahasiswa," ucap Ignasius.
Baca Juga: Cara IPK Indonesia Papua Rayakan HULN 2026 di Merauke Lewat Berbagai Kegiatan
Kesempatan yang sama, ia menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan akan membiayai seluruh kebutuhan perkuliahan termasuk uang saku bagi calon yang lolos seleksi di Universitas Polbangtan Malang.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada