Merauke - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan menggelar seleksi beasiswa afirmasi Program Profesi Apoteker bekerja sama dengan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Jakarta, Jumat (10/7/2026).
Program ini merupakan bagian dari penyediaan pembiayaan pendidikan tinggi bagi Orang Asli Papua (OAP) di wilayah Papua Selatan.
Kepala Seksi Fasilitasi Pembiayaan Pendidikan Disdikbud Provinsi Papua Selatan, Antonio Ronald M. Ohoilulin, SE, M. Pd menjelaskan bahwa program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia OAP, khususnya pada bidang kesehatan yang masih kekurangan tenaga profesional.
"Program beasiswa ini merupakan bagian dari belanja beasiswa dalam negeri. Sasarannya adalah anak-anak Orang Asli Papua dari empat kabupaten di Papua Selatan, yakni Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel," ujarnya, Jumat, (10/7/2026) di Ruang Laboratorium Komputer SMP YPK Merauke.
Menurutnya, pemerintah provinsi melihat minat dan jumlah lulusan pada pendidikan vokasi maupun profesi kesehatan masih sangat rendah. Karena itu, sejak 2023 Disdikbud Papua Selatan telah bersinergi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan untuk mendorong lahirnya tenaga kesehatan profesional dari daerah.

"Profesi Apoteker sangat penting karena berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Harapannya, ketika nanti ada kebutuhan tenaga kesehatan maupun formasi ASN, dapat diisi oleh putra-putri asli Papua Selatan," katanya.
Seleksi yang berlangsung pada Jumat (10/7) diikuti empat peserta yang merupakan perwakilan dari Kabupaten Merauke, Mappi, dan Boven Digoel. Para peserta menjalani tes akademik dengan materi yang berkaitan dengan bidang kesehatan.
Kegiatan seleksi dibuka oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Sunaryo, serta mendapat sambutan dari Rektor Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta. Meski proses seleksi telah selesai, hasil akhir belum diumumkan. Penetapan kelulusan akan disampaikan pihak kampus dalam satu hingga dua hari ke depan.
"Anak-anak sudah menyelesaikan seluruh tahapan seleksi dengan sangat baik. Kami berharap keempat peserta ini nantinya dapat bertemu kembali di Jakarta sebagai mahasiswa Program Profesi Apoteker," ujarnya.
Baca Juga: BPJS Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK dan Beasiswa Rp184 Juta Kepada Ahli Waris di Boven Digoel
Disdikbud Provinsi Papua Selatan berharap kerja sama dengan Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang sebagai upaya mencetak lebih banyak tenaga kesehatan profesional dari Papua Selatan.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada