Berita Utama

Empat Bandara di Papua Selatan yang Sempat Ditutup Kembali Beroperasi Normal

Merauke - Sejumlah bandar udara di wilayah Papua yang sebelumnya sempat ditutup sementara akibat pertimbangan keamanan, kini kembali beroperasi. Termasuk empat bandara di wilayah Papua Selatan yang sebelumnya mengalami penutupan sementara.

Kepala Seksi Keamanan Angkutan Udara dan Pelayanan Bandara, Frely B. Tousalwa, mengatakan operasional bandara saat ini telah kembali berjalan dengan baik setelah mendapat dukungan personel TNI.

“Sejauh ini bandara-bandara tersebut sudah beroperasional dengan baik. Karena memang kemarin ada perbantuan daripada TNI dan kami juga diminta data-data untuk kesiapan mereka, para personel yang akan ditaruh di bandara-bandara tersebut,” kata Frely, Selasa (15/9/2026).

Ia menjelaskan, aspek keamanan bandara tetap menjadi perhatian utama karena berkaitan dengan keamanan nasional. Untuk itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pegawai di masing-masing bandara serta aparat TNI dan Polri yang bertugas di wilayah tersebut.

“Untuk masalah keamanan ini kan berorientasi kepada keamanan nasional. Jadi memang kami tetap koordinasi komunikasi dengan para pegawai setempat maupun TNI-Polri yang berada di bandara-bandara tersebut,” ujarnya.

Empat Bandara di Papua Selatan

Khusus di wilayah Papua Selatan, kata Frely, terdapat sekitar empat bandara yang sebelumnya sempat mengalami penutupan sementara. Beberapa di antaranya berada di wilayah dengan kondisi keamanan yang cukup rawan.

Keempat bandara tersebut meliputi:

1. Satpel Koroway Batu, Papua Selatan, di bawah UPBU Tanah Merah.

2. Bandar Udara Bomakia, Papua Selatan, UPBU Bomakia.

3. Satpel Yaniruma, Papua Selatan, wilayah Boven Digoel.

4. Satpel Manggelum, Papua Selatan, di bawah UPBU Tanah Merah.

Selain itu, sejumlah lapangan terbang di wilayah Papua lainnya juga sempat mengalami penutupan sementara akibat pertimbangan keamanan. Di antaranya: 

1. Lapangan Terbang Kapiraya  

2. Lapangan Terbang Iwur (Papua Pegunungan / Boven Digoel border)  

3. Lapangan Terbang Faowi  

4. Lapangan Terbang Dagai  

5. Lapangan Terbang Aboy (Papua Pegunungan)  

6. Lapangan Terbang Teraplu (Papua Pegunungan)

7. Lapangan Terbang Beoga (Papua Tengah)

8. Bandar Udara Paro (Ditutup menyusul insiden penembakan/pembakaran pesawat sebelumnya)

“Di daerah Papua Pegunungan juga sempat ditutup dan memang orientasinya lumayan. Jadi kemarin memang perlu koordinasi komunikasi dengan kantor pusat, sehingga diputuskan untuk sementara waktu ditutup, tetapi sudah berproses sekarang kembali,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah bandara dan lapangan terbang lainnya masih mendapat pengawasan khusus dari aparat TNI dan Polri, dengan evaluasi risiko keamanan secara berkala.

Baca Juga: Komandan Kodaeral XI Panen Raya Kedelai, Dukung Ketahanan Pangan

Frely memastikan, saat ini operasional bandara-bandara tersebut khusus di Papua Selatan telah kembali berjalan dan pelayanan penerbangan kepada masyarakat berlangsung dengan baik.

“Sejauh ini semuanya berjalan dengan baik,” pungkasnya.(Get)