Merauke - Kejujuran dan konsistensi wajib dikedepankan para pelaku Usaha Menengah Kecil dan Mikro (UMKM) agar tetap bertahan dalam menjalankan usahanya.
Pernyataan ini disampaikan Pemilik Toko Monggo Anim Merauke Papua Selatan, Yulita Sriken dalam obrolan santai, Rabu, (16/9/2026) di Merauke. Ia mengajak para pelaku usaha tetap mengedepankan kejujuran dan konsistensi dalam menjalankan usaha.
Menurutnya, konsumen saat ini semakin cerdas dalam memilih produk. Karena itu, pelaku usaha perlu mempertahankan kualitas, harga yang bersaing, serta strategi pemasaran sesuai kebutuhan pasar.
“Pelaku usaha harus konsisten jika mau bertahan. Karena pastinya keberlanjutan itu yang utama kalau untuk seorang pengusaha,” katanya.
Kembali ditegaskannya, konsistensi dalam usaha harus diterapkan melalui kualitas produk, harga yang bersaing, dan pemasaran yang mengikuti tren pasar.
“Kalau mau bertahan, kita pertahankan dari sisi kualitas, dari sisi harga kita bersaing, kemudian dari sisi pemasaran juga kita mengikuti tren pasar yang sedang dibutuhkan oleh konsumen,” pungkasnya
Ia sendiri mengku terus menjaga kualitas produk lokal yang diolahnya guna mempertahankan kepercayaan pelanggan. Komitmen tersebut dilakukan melalui pemilihan bahan baku berkualitas, proses produksi yang higienis, hingga pengemasan produk sebelum sampai ke tangan konsumen.
Pemilik UMKM Lita mengatakan, kualitas menjadi salah satu hal utama yang dipertahankan dalam menjalankan usaha, termasuk dengan memastikan bahan baku yang digunakan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Pastinya dari sisi bahan baku dan proses produksi kita menjaga higienitasnya, kemudian bagaimana menjaga cara pengemasannya hingga sampai di tangan konsumen dalam keadaan yang baik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahan baku yang digunakan dipilih secara selektif dan tidak asal mengambil bahan yang tersedia. Seluruh bahan tersebut kemudian diolah menjadi produk yang berkualitas sesuai kebutuhan konsumen.
Selain menjaga kualitas, pihaknya juga melakukan berbagai promosi dan kolaborasi untuk memperluas pemasaran produk lokal.
Salah satu tantangan yang dihadapi UMKM Lita saat ini adalah keterbatasan bahan baku pisang Dewaka yang digunakan untuk memproduksi keripik pisang madu.
Cuaca ekstrem menyebabkan pasokan pisang Dewaka berkurang. Namun, kondisi tersebut tidak membuat pihaknya mengganti jenis pisang yang digunakan atau berlaku curang.
“Kalau kekurangan bahan baku ini kita di bahan baku pisang Dewaka. Karena cuaca yang ekstrem seperti ini, jadi pasokannya berkurang,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihaknya tetap menggunakan pisang Dewaka dengan kualitas yang sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah dijalankan.
“Walaupun dalam keadaan langka atau sekarang harganya melambung tinggi untuk bahan baku, kami tetap menggunakan itu, pilih-pilih. Bukan asal ada bahan baku kita pakai atau asal ada pisang kita pakai, tidak,” tegasnya.
Menurutnya, pemilihan bahan baku secara selektif merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga kualitas produk dan kepercayaan konsumen.
Sediakan Berbagai Pilihan Kemasan
Dalam menjaga keterjangkauan harga, UMKM Lita menyediakan berbagai pilihan kemasan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Konsumen dapat memilih produk untuk kebutuhan pribadi, oleh-oleh, maupun camilan di kantor. Harga disesuaikan berdasarkan jenis dan ukuran kemasan yang tersedia.
“Di kami kan ada berbagai macam kemasan dengan harga. Jadi konsumen bisa memilih. Oh saya kebutuhannya untuk ngemil sendiri, untuk oleh-oleh, atau untuk di kantor yang setiap saat ingin saya cemilin. Semuanya itu tersedia,” jelasnya.
Selain keripik pisang madu, produk unggulan UMKM Lita lainnya meliputi abon gastor, abon rusa, dan pentol ikan.
Khusus pentol ikan, permintaan konsumen disebut terus mengalami peningkatan. Produk tersebut bahkan telah menjadi pemasok tetap bagi sejumlah hotel, baik hotel menengah maupun hotel besar di Merauke, serta beberapa perusahaan.
“Untuk pentol ikan sendiri sudah menjadi pemasok tetap untuk berbagai macam hotel yang ada di Merauke, kemudian perusahaan-perusahaan juga. Ini bagian dari kepercayaan yang kami jaga melalui kualitas produk serta konsisten menyiapkan produk tersebut,” katanya.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada