Berita Utama

Ketua Marga Moyuwen Biluk Dukung Perpanjangan Bandara Wanam, Minta Hak Ulayat Dihargai

Merauke - Ketua Marga Moyuwen Biluk, Petrus Muliwo Biluk, menyatakan mendukung rencana pelebaran dan perpanjangan landasan bandara Wanam di Distrik Ilwayap Kabupaten Merauke. Namun, ia menegaskan agar pemerintah tetap menghormati dan menyelesaikan hak ulayat masyarakat adat sebelum pembangunan dilaksanakan.

Petrus mengungkapkan, pada proses pengukuran lahan beberapa tahun lalu, dirinya merasa hak masyarakat adat belum dihargai dengan baik. Saat tim melakukan pengukuran panjang landasan, ia telah menyampaikan bahwa lahan yang diserahkan hanya sekitar satu kilometer, sedangkan sisanya masih merupakan hak ulayat Marga Moyuwen.

"Karena itu saya pernah menyampaikan kepada pemerintah agar tidak lagi masuk ke wilayah tersebut sebelum ada penyelesaian yang jelas terkait hak marga," ujarnya.

Ia mengakui, pada saat itu dirinya belum sepenuhnya memahami pentingnya pengembangan bandara. Namun kini, setelah melihat kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara, terutama ketika terjadi keadaan darurat atau cuaca laut tidak memungkinkan untuk pelayaran, ia menilai perpanjangan landasan pacu memang sangat diperlukan.

Menurut Petrus, pemerintah dan masyarakat adat perlu membangun kesepahaman dalam setiap rencana pengembangan bandara. Ia mengingatkan bahwa di sisi kiri dan kanan kawasan bandara terdapat kebun kelapa dan tanaman milik masyarakat sehingga apabila dilakukan pelebaran, hak para pemilik lahan harus diperhatikan.

Atas nama keluarga besar Marga Moyuwen Biluk, Petrus menyatakan mendukung rencana perpanjangan landasan pacu. Meski demikian, ia berharap pemerintah menyelesaikan persoalan hak ulayat secara adil sehingga masyarakat pemilik tanah turut merasakan manfaat pembangunan yang dilakukan untuk kepentingan bersama.

"Walaupun pembangunan ini untuk kepentingan umum, hak pribadi maupun hak marga harus tetap diakui dan dihargai," tegasnya di Swissbel Merauke, Rabu, (8/7/2036) saat akan menghadiri undangan rapat Tim Teknis Penilaian formatur kerangka acuan rencana pembangunan bandar udara Wanam baru. 

Petrus berharap pembangunan bandara dapat segera direalisasikan karena masyarakat sangat membutuhkan akses transportasi udara yang lebih baik. Menurutnya, ketika kondisi laut bergelombang, transportasi udara menjadi satu-satunya pilihan yang cepat dan aman bagi masyarakat.

Baca Juga: Hindari Pembusukan, Harga Bawang Merah di Merauke Mulai Turun

Ia menambahkan, sebagai Ketua Marga Moyuwen Biluk, dirinya diberi mandat untuk menyampaikan sikap keluarga besar marga. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyatakan mewakili kepentingan bebrapa marga apabila tidak terdapat perwakilan yang hadir dalam rapat tersebut.(Get)