Merauke - Bupati Merauke, Yoseph Balid Gebze menegaskan komitmennya mengawasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) agar bebas dari pungutan yang tidak sesuai aturan. Langkah ini dilakukan menyusul masih adanya isu dugaan pungutan kepada calon siswa di sejumlah sekolah.
Bupati mengatakan, pemerintah daerah telah menerbitkan surat edaran yang mengacu pada ketentuan penyelenggaraan pendidikan. Sekolah diminta tidak memungut biaya di luar yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.
"Dana operasional pendidikan seperti BOS sudah tersedia. Karena itu, sekolah, baik negeri maupun yang dikelola yayasan, harus mematuhi aturan yang berlaku dan tidak membebani masyarakat dengan pungutan di luar ketentuan," tegas Bupati Merauke, Senin, (27/7/2026) di Merauke.
Pemkab melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan akan melakukan evaluasi terhadap sekolah-sekolah yang masih diduga menerapkan pungutan. Evaluasi dilakukan berdasarkan data dan informasi yang diterima pemerintah.
Menurut Bupati, upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen meningkatkan angka partisipasi sekolah yang menjadi salah satu target dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Ia menilai, lingkungan pendidikan yang kondusif dan bebas dari beban biaya yang tidak semestinya akan mendorong lebih banyak anak usia sekolah mengenyam pendidikan.
Pemerintah juga memastikan pengawasan akan terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan beserta seluruh jajarannya selama proses penerimaan siswa baru berlangsung.
Terkait sanksi bagi sekolah yang melanggar, Bupati menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku. Sanksi diberikan berdasarkan hasil evaluasi terhadap kepala sekolah, guru, maupun panitia penerimaan peserta didik.
"Bahkan sanksinya bisa sampai pada penggantian kepala sekolah apabila terbukti melanggar aturan," ujarnya.
Meski demikian, hingga saat ini laporan yang diterima Bupati masih melalui Dinas Pendidikan. Ia mengaku masih menunggu laporan lengkap sebagai dasar untuk mengambil langkah lebih lanjut.
Baca Juga: Pemkab Merauke Dorong Generasi Muda Aktif Berolahraga Melalui Turnamen Futsal Antar SMP dan SMA
Pemerintah menegaskan tidak akan mentoleransi praktik yang membebani masyarakat dan berkomitmen memastikan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Merauke berjalan sesuai regulasi.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada