Merauke - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke segera melakukan perbaikan terhadap wadah penyimpanan kapsul tujuh mimpi anak bangsa yang berada di Monumen Kapsul Waktu Merauke.
Perbaikan tersebut dilakukan menyusul kondisi wadah penyimpanan kapsul yang mengalami kerusakan. Bagian dinding pelindung dan dasar pijakan meja kapsul tampak rusak, sehingga laci tempat kapsul diletakkan dapat terlihat dari luar.
Monumen Kapsul Waktu Merauke yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 2015 itu menyimpan tujuh mimpi anak bangsa yang dihimpun dari Sabang hingga Merauke.
Menanggapi kerusakan tersebut, Pemkab Merauke melalui Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) menyatakan akan segera melakukan perbaikan.
"Maksih sudah kasih tahu nanti kami perbaiki," ujar Kepala Bagian Umum Setda Merauke, Wister Hutapea, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (14/9/2026).

Kapsul mimpi tersebut dijadwalkan akan dibuka pada 2085, atau 70 tahun setelah peresmiannya pada 2015.
Adapun tujuh mimpi anak bangsa yang tersimpan dalam kapsul waktu tersebut meliputi:
SDM Unggul: Sumber daya manusia Indonesia memiliki kecerdasan yang mengungguli bangsa-bangsa lain di dunia.
Masyarakat Religius dan Berbudaya: Masyarakat Indonesia menjunjung tinggi pluralisme, berbudaya, serta religius.
Bebas Korupsi: Indonesia menjadi negara yang benar-benar bebas dari praktik korupsi.
Infrastruktur Merata: Pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Indonesia.
Ekonomi Dunia: Indonesia menjadi salah satu pusat ekonomi dunia.
Peradaban Global: Indonesia menjadi penentu peradaban global.
Posisi Strategis: Indonesia memegang posisi yang strategis di kawasan Asia Pasifik.
Perbaikan wadah penyimpanan kapsul tersebut diharapkan dapat menjaga keberadaan dan kondisi kapsul tujuh mimpi anak bangsa hingga waktu pembukaannya pada 2085.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada