Berita Utama

Selidiki Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satreskrim Tipidter Sidak di SPBU Merauke

Merake - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Merauke bersama manajemen dan pengawas SPBU di Jalan Ahmad Yani melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk mengawasi penyaluran BBM bersubsidi dan BBM penugasan.

Dalam sidak tersebut, petugas memeriksa barcode yang digunakan pengendara saat mengisi BBM guna memastikan kesesuaiannya dengan spesifikasi kendaraan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah penyalahgunaan atau penyelewengan BBM bersubsidi.

Kasat Reskrim Polres Merauke, AKP Lukyta Kustiana Putra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut masih merupakan tahap awal penyelidikan dan pengumpulan informasi. Kepolisian juga menekankan pentingnya kerja sama dengan pihak SPBU serta masyarakat agar pengawasan dapat berjalan maksimal.

"Kami melakukan sidak awal sambil melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi. Kami tidak akan maksimal tanpa kerja sama yang baik dengan pihak SPBU maupun masyarakat," ujar AKP Lukyta, di SPBU Ahmad Yani Merauke, Selasa, (28/7/2026). 

Disampaikan, terkait dugaan adanya kendaraan, khususnya sepeda motor dengan tangki yang telah dimodifikasi atau berkapasitas besar, yang berulang kali melakukan pengisian BBM, polisi mengakui kemungkinan tersebut masih didalami.

"Kemungkinan ada, tetapi harus kami dalami melalui penyelidikan agar dugaan penyelewengan itu dapat dibuktikan secara hukum," katanya.

Apabila ditemukan adanya penyelewengan BBM bersubsidi, penyidik akan memanggil saksi-saksi, termasuk petugas SPBU yang mengetahui proses transaksi pengisian, serta masyarakat yang terkait.

Selain mengawasi distribusi BBM, kepolisian juga menyoroti antrean panjang kendaraan di sekitar SPBU yang dikeluhkan masyarakat karena mengganggu arus lalu lintas.

Menindaklanjuti keluhan tersebut, Satreskrim berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) untuk melakukan penertiban kendaraan yang mengantre di area SPBU.

Baca Juga: Pemkab Merauke Usulkan 500 Unit Rumah untuk Kawasan Transmigrasi

Pihak kepolisian juga meminta manajemen SPBU mencari solusi agar antrean kendaraan tidak mengular hingga mengganggu aktivitas pengguna jalan lainnya. Selain itu, para pengendara sepeda motor diingatkan agar mematuhi aturan berlalu lintas, termasuk menggunakan helm saat berkendara.(Get)