Berita Utama

178 Warga dan 50 Anak Ikuti Program ITB untuk Merauke Sehat

Merauke – Institut Teknologi Bandung (ITB) melanjutkan rangkaian Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026 di Kabupaten Merauke melalui kegiatan ITB untuk Merauke Sehat, Sabtu (29/8/2026), di Rumah Sakit Bunda Pengharapan (RSBP) Merauke.

Kegiatan yang menyasar masyarakat secara langsung ini menghadirkan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, konsultasi, hingga pengobatan gratis. Sebanyak 178 warga mengikuti pemeriksaan dan pengobatan, sementara lebih dari 50 anak berpartisipasi dalam edukasi kesehatan yang dikemas khusus untuk anak.

Program tersebut didanai Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Layanan Kepakaran (DPMK) ITB dan dilaksanakan bersama mitra RSBP Merauke, dengan dukungan Pusat Riset Biologi Molekuler Eijkman (PRBME) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta EXEINS Health Initiative (EHI).

Berbeda dengan kegiatan hari pertama yang berfokus pada peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), kegiatan hari kedua diarahkan langsung kepada masyarakat melalui pendekatan promotif, preventif, edukatif, pemeriksaan, dan pengobatan.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Warga mulai berdatangan sekitar pukul 07.00 WIT untuk melakukan pendaftaran dan pemeriksaan awal. Rangkaian kegiatan kemudian dibuka pada pukul 08.00 WIT.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Provinsi Papua Selatan, dr. Benedicta C. H. Rahangiar, MARS, turut hadir dan memberikan sambutan.

Ia mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat sekaligus kolaborasi antara pemerintah daerah, rumah sakit, akademisi, lembaga riset, mahasiswa, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak lainnya.

“Terima kasih banyak untuk kedatangannya. Saya sangat mengapresiasi, ternyata antusiasmenya banyak sekali,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, mewakili Bapak Gubernur, Bapak Wakil Gubernur, dan Bapak Sekda, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya,” katanya.

Sementara itu, Direktur RSBP Merauke, dr. Betharia Susi, KRCHN, MARS, menyampaikan terima kasih kepada ITB dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan kegiatan.

Apresiasi serupa disampaikan Dr.rer.nat. Fifi Fitriyah Masduki dari FMIPA ITB. Menurutnya, keterlibatan pemerintah daerah, rumah sakit, akademisi, peneliti, dan tenaga kesehatan menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kesadaran dan pelayanan kesehatan masyarakat Merauke.

Edukasi Diabetes dan Pentingnya Deteksi Dini

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan senam bersama sebagai bagian dari kampanye aktivitas fisik dan penerapan pola hidup sehat.

Salah satu materi utama dalam kegiatan tersebut adalah edukasi mengenai diabetes melitus yang disampaikan dr. Andris, Sp.PD, dan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama masyarakat.

Peserta mendapatkan pemahaman mengenai faktor risiko diabetes, pentingnya menjaga pola makan dan gaya hidup sehat, serta manfaat melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Edukasi tersebut juga menekankan pentingnya pencegahan dan deteksi dini. Masyarakat didorong untuk tidak hanya memeriksakan diri ketika sudah mengalami keluhan, tetapi mengenali faktor risiko dan memantau kondisi kesehatan secara berkala.

Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

Selain mendapatkan edukasi, masyarakat memperoleh pemeriksaan laboratorium dan layanan kesehatan secara gratis.

Pemeriksaan meliputi gula darah sewaktu (GDS), kolesterol, asam urat, golongan darah, dan malaria.

Kegiatan juga dilengkapi dengan medical check-up (MCU), konsultasi kesehatan, dan pengobatan yang didukung tim medis serta tenaga kesehatan RSBP Merauke.

Hasil pemeriksaan diharapkan membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal. Bagi peserta yang ditemukan memiliki faktor risiko atau hasil pemeriksaan yang memerlukan perhatian lebih lanjut, tim kesehatan memberikan arahan untuk memperoleh konsultasi dan tindak lanjut medis.

Lebih dari 50 Anak Ikuti Edukasi Kesehatan Gigi

Tidak hanya menyasar orang dewasa, kegiatan ITB untuk Merauke Sehat juga memberikan perhatian khusus terhadap kesehatan anak melalui Pojok Anak.

Lebih dari 50 anak mengikuti kegiatan edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut yang disampaikan drg. Yulita Gultom dari RSUD Merauke.

Edukasi diberikan dengan pendekatan ringan dan mudah dipahami sehingga anak-anak dapat mengenal pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut sejak dini.

Suasana edukasi semakin menarik dengan pembagian bingkisan kepada anak-anak yang mengikuti kegiatan.

Perkuat Kolaborasi untuk Masyarakat Papua Selatan

Program ITB untuk Merauke Sehat dirancang tidak hanya untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung, tetapi juga meningkatkan literasi masyarakat mengenai pencegahan penyakit, deteksi dini, aktivitas fisik, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan secara tepat.

Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah daerah, fasilitas pelayanan kesehatan, lembaga riset, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mendekatkan ilmu pengetahuan serta pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kolaborasi ITB dan RSBP Merauke bersama Dinkes PPKB Provinsi Papua Selatan, PRBME BRIN, dan EHI diharapkan terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan literasi serta kualitas pelayanan kesehatan di Papua Selatan.

Baca Juga: ITB Tingkatkan Kapasitas Tenaga Kesehatan di Merauke, Fokus Deteksi Infeksi dan Penggunaan Obat Rasional

Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat di Merauke, ITB tidak hanya mendorong peningkatan kapasitas tenaga kesehatan melalui transfer pengetahuan, tetapi juga menghadirkan layanan kesehatan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.(Get)