Berita Utama

PLN UP3 Merauke Nyalakan Listrik Keluarga Ibu Erma Gebze Lewat Program Light Up the Dream

Merauke – PLN UP3 Merauke kembali menghadirkan akses listrik bagi keluarga yang membutuhkan melalui program Light Up the Dream (LUTD). Kali ini, penyalaan listrik dilakukan di kediaman Ibu Erma Gebze, Gang Harapan Mopah Lama Kabupaten Merauke, Minggu (30/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze, Manajer PLN UP3 Merauke Rahel Monika Rumbewas bersama jajaran dan pegawai PLN, serta keluarga penerima bantuan.

Program Light Up the Dream merupakan bentuk kepedulian insan PLN melalui donasi sukarela yang dikumpulkan dari para pegawai untuk membantu masyarakat yang belum memiliki akses listrik.

Manajer PLN UP3 Merauke Rahel Monika Rumbewas mengatakan, penyalaan listrik bagi keluarga Ibu Erma menjadi wujud nyata kepedulian pegawai PLN terhadap masyarakat.

“Bantuan ini adalah donasi dari teman-teman kepada saudara-saudara kita yang sampai dengan saat ini belum memiliki listrik. Oleh sebab itu, di siang hari ini kita boleh sama-sama dengan Bapak Bupati untuk menyalakan listrik di keluarga Ibu Erma Gebze,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2026, PLN UP3 Merauke telah menyalakan listrik bagi 13 pelanggan melalui program Light Up the Dream.

Menurutnya, program tersebut tidak sekadar menghadirkan penerangan di rumah masyarakat, tetapi juga membuka kesempatan bagi keluarga penerima untuk belajar, beraktivitas, dan meningkatkan kualitas kehidupan.

Sementara itu, penyalaan listrik tersebut juga menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Semangat kemerdekaan, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kepedulian dan gotong royong untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Listrik bukan sekadar cahaya yang menerangi rumah. Di balik cahaya itu terdapat harapan, kenyamanan, kesempatan untuk belajar, beraktivitas, serta mimpi untuk kehidupan yang lebih baik,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Melalui Light Up the Dream, PLN terus mendorong semangat gotong royong di lingkungan internal perusahaan agar akses listrik dapat dirasakan lebih banyak keluarga yang membutuhkan.

Bupati Merauke Dorong Bantuan Listrik Jadi Bagian Program Sosial Pemda

Kesempatan tersebut, Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mendorong adanya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Merauke dan PT PLN dalam membantu masyarakat yang belum memiliki akses listrik. Bantuan listrik dinilai dapat menjadi salah satu bentuk intervensi sosial pemerintah, tidak hanya sebatas bantuan kebutuhan pokok.

Bupati mengapresiasi langkah PLN yang menghadirkan bantuan listrik melalui donasi dari jajaran pegawainya. Menurutnya, program tersebut menjadi bukti nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat, khususnya warga yang masih membutuhkan akses listrik.

“Ini bukti dan kerja nyata PT PLN untuk menghadirkan salah satu fasilitas atau program yang bisa kita laksanakan dengan sasaran masyarakat kita,” ujarnya.

Menurut Bupati, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari cara memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kemerdekaan, kata dia, tidak hanya dirayakan melalui kegiatan seremonial dan upacara, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Ia menilai program Light Up the Dream merupakan wujud gotong royong dan semangat kebersamaan antara PLN dan masyarakat.

Bupati berharap program serupa dapat terus dikembangkan dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Kabupaten Merauke, terutama warga di wilayah pinggiran yang membutuhkan perhatian.

“Walaupun kecil, tetapi dengan sentuhan penuh perhatian dan kasih, pengaruhnya sangat besar bagi kita sekalian. Dan ini benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati membuka peluang agar Pemerintah Kabupaten Merauke dapat bersinergi dengan PLN dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan akses listrik.

Menurutnya, bantuan sosial pemerintah selama ini tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk sembako. Dukungan terhadap akses listrik juga dapat menjadi salah satu bentuk bantuan yang memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima.

“Bantuan sosialnya tidak melulu nanti sembako, tetapi juga bantuan berupa listrik, sehingga masyarakat kita bisa merasakan seperti itu,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, manfaat listrik tidak hanya sebatas sebagai penerangan rumah. Ketersediaan listrik juga dapat mendorong masyarakat mengembangkan aktivitas ekonomi dan usaha kecil.

Ia mencontohkan, listrik dapat dimanfaatkan untuk menjalankan berbagai peralatan usaha seperti blender, mixer, maupun peralatan lain yang menunjang kegiatan ekonomi rumah tangga.

“Siapa tahu nanti Ibu punya usaha-usaha kecil yang bisa menggunakan listrik, misalnya pakai blender, mixer dan lain sebagainya. Itu bisa menggunakan listrik,” katanya.

Karena itu, Bupati berharap bantuan penyalaan listrik tersebut tidak berhenti sebagai fasilitas penerangan, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi keluarga penerima manfaat untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan.

Bupati juga mengajak masyarakat yang mengetahui adanya warga yang belum memiliki akses listrik agar menyampaikan informasi tersebut kepada PLN maupun pemerintah daerah. Dengan demikian, program kepedulian seperti Light Up the Dream dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PLN yang telah bergotong royong menghadirkan program tersebut di tengah masyarakat.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat dapat terus dilakukan untuk menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Baca Juga: 178 Warga dan 50 Anak Ikuti Program ITB untuk Merauke Sehat

“Semoga seluruh jajaran PT PLN yang ada di Merauke mendapatkan berkah dan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Kita semua sebagai pelaku pembangunan ke depan bisa bersinergi untuk melakukan hal-hal seperti yang kita lakukan hari ini,” pungkasnya.(Get)