Berita Utama

Tokoh Agama dan Adat Diajak Perkuat Sinergi untuk Papua Selatan yang Aman dan Harmonis

Merauke - Peringatan HUT ke-81 TNI tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI dan seluruh komponen masyarakat di Provinsi Papua Selatan, khususnya tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Inspektur Daerah Militer (Irdam) XXIV/Mandala Trikora, Brigjen TNI Dwi Endrosasngko, dalam kegiatan ramah tamah dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI di wilayah Papua Selatan, yang berlangsung di Lanud JA Dimara Merauke.

Dalam sambutannya, Dwi menyampaikan bahwa selama lebih dari delapan dekade, TNI terus menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus membantu masyarakat dalam berbagai situasi.

Namun, menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas TNI tidak dapat dilakukan sendiri. Dukungan, doa, masukan, dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI.

Dalam kehidupan masyarakat Papua Selatan, peran tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat dinilai memiliki arti strategis dalam menjaga keharmonisan, persaudaraan, serta nilai-nilai kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini saya mengajak kita semua untuk terus memperkuat komunikasi dan sinergi. Mari kita membangun suasana yang penuh kekeluargaan, saling menghormati, dan saling mendukung demi terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis,” ujarnya, Kamis, (24/9/2026) 

Dwi mengatakan, Papua Selatan memiliki kekayaan budaya, adat istiadat, serta keberagaman masyarakat yang menjadi bagian penting dari kekuatan bangsa.

Nilai-nilai kearifan lokal, semangat gotong royong, dan budaya musyawarah yang diwariskan para leluhur, kata dia, perlu terus dijaga dan dilestarikan.

“TNI akan terus berupaya hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan membangun hubungan yang semakin dekat, mendengarkan aspirasi dan masukan para tokoh, serta bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di Papua Selatan,” katanya.

Dalam momentum HUT ke-81 TNI, semangat TNI bersama rakyat juga diharapkan semakin diperkuat. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat dinilai menjadi kekuatan yang perlu terus dipelihara melalui komunikasi, persaudaraan, dan kerja sama seluruh komponen.

“Kegiatan ramah tamah ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk semakin memperkuat dan mempererat hubungan antara TNI dengan para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen masyarakat di Provinsi Papua Selatan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga persaudaraan, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif.

Perbedaan latar belakang suku, agama, maupun adat diharapkan dapat menjadi kekayaan yang mempererat persatuan sebagai satu bangsa, bukan menjadi alasan untuk terjadinya perpecahan.

Atas nama keluarga besar TNI, Dwi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerja sama kepada TNI.

“Semoga hubungan yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus kita tingkatkan sehingga TNI bersama seluruh komponen masyarakat dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Papua Selatan,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Dwi memohon dukungan dan restu masyarakat agar pada usia ke-81 tahun, TNI semakin solid dan terus memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan perlindungan dan penyertaan kepada kita semua,” tuturnya dalam kegiatan yang juga dihadiri Bupati Merauke, Yoseph Bladib Gebse beserta Forkopimda setempat. 

Sementara itu, Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan, Nelson Sasarari, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung pelayanan pemerintahan serta percepatan pembangunan di Papua Selatan.

Menurutnya, peran TNI dalam perjalanan bangsa Indonesia telah berlangsung sejak masa perjuangan hingga saat ini. Kehadiran TNI tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga turut mendukung berbagai kepentingan pembangunan.

“Dalam tujuan daripada kehadiran tersebut, di negara kita ada dua. Yang pertama adalah memberikan kontribusi kita di pelayanan pemerintahan dan yang kedua adalah mempercepat pembangunan,” ujar Apolo.

Ia mengatakan, sinergitas antara pemerintah dan TNI sangat dibutuhkan, terlebih Papua Selatan saat ini mendapat kepercayaan dan tanggung jawab besar dari negara melalui sejumlah Program Strategis Nasional (PSN).

Program-program tersebut, kata dia, membutuhkan dukungan dan kerja sama antara pemerintah, TNI, serta masyarakat.

“Untuk itu, pesan yang perlu disampaikan, mari kita pertahankan dan tingkatkan sinergitas yang sudah ada,” katanya.

Apolo menegaskan, sinergi tersebut diperlukan agar kehadiran negara melalui pemerintah benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat.

Ia juga menyinggung posisi Merauke dalam proyeksi percepatan pembangunan di Tanah Papua dalam satu dekade ke depan.

Menurut Apolo, berdasarkan informasi yang diterimanya, terdapat 10 daerah yang diproyeksikan mendapat perhatian dalam percepatan pembangunan. Dalam daftar tersebut, Merauke disebut berada pada peringkat pertama.

“Merauke mendapat peringkat pertama. Ada tiga hal yang membuat Merauke mendapat peringkat pertama dari semua 10 peringkat itu,” ungkapnya.

Salah satu faktor yang disebut berkaitan dengan kondisi keamanan. Menurut Apolo, stabilitas keamanan tidak terlepas dari peran TNI dan Polri dalam menjaga situasi wilayah.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi atas sinergitas yang selama ini terbangun antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat di Papua Selatan.

“Kita bersyukur dan berterima kasih Papua Selatan punya peringkat yang baik ini,” ujarnya.

Ia berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan melalui kerja sama seluruh pihak. Menurutnya, penguatan sinergitas menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua Selatan.

“Mari kita pertahankan sinergitas ini, kerja sama pemerintah dan TNI untuk mimpi yang kita lihat ini akan bisa kita capai. Rakyat sejahtera, kita semua damai dan hukum di atas tanah ini,” kata Apolo.

Baca Juga: Pemerintah Dorong Papua Raya Jadi Sentra Pertanian, Hilirisasi Hingga Produk Ekspor

Mengakhiri sambutannya, atas nama Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Apolo menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 kepada TNI.

“Atas nama pemerintah daerah, kami menyampaikan selamat HUT ke-81 TNI,” pungkasnya.(Get)