Berita Utama

Keterbatasan Perangkat, Pemilahan Data OAP di Disdukcapil Merauke Alami Keterlambatan

Merauke - Pemilahan data Orang Asli Papua (OAP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Merauke mengalami keterlambatan, karena keterbatasan perangkat yang digunakan petugas.

Seperti diketahui bahwa data OAP ini dipilih dari Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Pusat ke SIAK Plus dan dilakukan oleh pegawai Disdukcapil Merauke. Namun, hasil pilahnya belum berjalan maksimal sebab perangkat komputer yang digunakan masih gabung dengan komputer yang dipakai untuk melayani masyarakat yang mengurus dokumen kependudukan setiap jam kerja.

"Pagi jam kerja kita layani masyarakat, sampai jam pelayanan selesai baru pegawai gunakan untuk melakukan pemilahan data OAP, jadi memang agak terlambat karena data OAP ini sangat detail dari marga, rumpun dll," terang Kadisdukcapil Kabupaten Merauke, Yustina Regina Kamisopa, Rabu, (21/1/2026).

Keterlambatan ini tentu berdampak pada kebijakan nasional terkait program nasional di wilayah timur khususnya Kabupaten Merauke. Untuk itu, Disdukcapil membutuhkan dukungan perangkat dari pemerintah setempat dan juga akan dibentuk tim khusus yang melibatkan pihak luar guna membantu melakukan pemilahan data tersebut supaya bisa terselesaikan sesuai targetnya 40.000 akan diselesaikan di 2026.

Baca Juga: Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze Serahkan 23 Unit Alsintan di Distrik Okaba

Yustina Kamisopa menyebut, data sementara OAP yang sudah dipilah masih di angka 7000an. Masih banyak yang belum, jika dilihat dari data OAP di Kabupaten Merauke di atas 118.000 yang harus dipilah dengan perangkat yang sangat terbatas. Belum lagi dari waktu ke waktu data OAP terus bertambah.(Get)