Berita Utama

KM Bintang Laut Tenggelam di Laut Arafuru, Sebagian Korban Masih Dicari

Merauke - Kapal pencari cumi yakni KM. Bintang Laut asal Jakarta dilaporkan tenggelam di perairan Arafuru Merauke tepatnya di laut daerah Torasi pada Selasa, 20 Januari lalu.

Dari 19 ABK, 13 orang ditemukan di laut dan selamatkan oleh kapal nelayan yang melintas di titik temuan dengan jarak sekira 115 kilometer dari Dermaga Merauke kearah tenggara atau mendekati perbatasan RI - PNG. Jika ditarik garis lurus dari pesisir pantai kampung Kondo berjarak 71 kilometer. 

Di titik itu, dari 13 korban tersebut ada 1 orang anak buah kapal yang dalam kondisi meninggal dunia. Kejadian ini dilaporkan oleh Misdi (pengurus agen kapal) ke Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke pada pukul 13.44 WIT pada Rabu, 21 Januari 2026. Dalam laporannya, Misdi merinci total jumlah anak buah kapal yakni 19 orang. Ini berarti masih ada 6 (enam) orang lagi yang belum ditemukan dan dinyatakan hilang setelah kapalnya tenggelam. 

Petugas SAR Merauke

Berdasarkan laporan masuk tersebut, 16 orang personil terdiri dari ABK Rescue Boat dan personil Rescuer bergerak menuju ke lokasi kejadian menggunakan Rescue Boat 223 Merauke. Kapal penolong juga turut membawa perahu karet jika dibutuhkan untuk menyisir di pesisir pantai.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke Rudi, S.E., M.M menyampaikan bahwa 13 korban yang kemarin ditemukan di laut saat ini sedang dibawa oleh KM. Purbalingga menuju ke Kumbe dan diperkirakan akan tiba di Kumbe hari kamis siang. 

”Melihat kondisi cuaca buruk akhir-akhir ini kami mengimbau agar para pelaut, kapal-kapal yang akan melaut di sekitar perairan Arafura dan sekitarnya dalam rangka mencari ikan agar selalu memperhatikan update cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG” imbau Rudi.

Baca Juga: Keterbatasan Perangkat, Pemilahan Data OAP di Disdukcapil Merauke Alami Keterlambatan

Hingga keterangan pers ini dikeluarkan, tim penolong masih dalam perjalanan menuju ke lokasi kejadian. Cuaca di lapangan sesuai data yang dirilis BMKG Merauke bahwa ketinggian gelombang perairan di laut Arafuru bagian timur berkisar antara 1,5 meter hingga 2,75 meter. Dilokasi dilaporkan hujan dengan kecepatan angin 10 sampai 45 km/jam.(Get)