Hari Bhakti Adhyaksa Dijadikan Momen Untuk Introspeksi Kinerja

Berita » Detail

Berita Utama
23 Jul 2018 22:03
Hari Bhakti Adhyaksa Dijadikan Momen Untuk Introspeksi Kinerja
 
Peringati Hari Bhakti Adhyaksa ke 58 tahun 2018 merupakan momen untuk instrospeksi diri bagi segenap Korps Adhyaksa di seluruh Indonesia. Demikian ini disampaikan Jaksa Agung RI Muhammad Prasetyo, SH, MH dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kepala Kejaksaan Negeri Merauke, Papua Lukas Alexander, SH di Merauke, Senin (23/07).
 
Dalam pelaksanaan tugas perlu ada instropeksi tehadap pekerjaan yang belum tuntas untuk segera diselesaikan dan mampu berinovasi, dan bersaing sesuai tuntutan kedepan.
 
"Dengan ulang tahun kali ini, diharapkan Kejaksaan Negeri semakin sukses dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab. Tentunya kami sangat membutuhkan dari semua stakeholder," jelas Kajari Merauke dalam upacara peringati Hari Bhakti Adhyaksa di Halaman Kantor Kejari Merauke.
 
Kesempatan yang sama ia mengakui bahwa masih banyak tugas yang belum terselesaikan, namun Kejari telah bekerja maksimal sehingga telah menorehkan banyak prestasi. Seperti pengembalian kerugian negara, penanganan proses perkara-perkara besar berjalan dengan baik serta melakukan pengawalan melalui tim pengawalan pelaksanan program pemerintah daerah (TP4D).
 
Ia mengatakan, untuk pengawalan dari TP4D dimaksud diatas, baru berjalan di Kabupaten Asmat, yakni pengerjaan rumah sakit dan bandara. Sedangkan 3 kabupaten lainnya, Merauke, Mappi dan Boven Digoel belum ada permintaan kepada pihak kejaksaan untuk melakukan pengawalan.
 
"TP4D ini di tiga kabupaten masih minim. Kita sudah berikan arahan untuk kita melakukan pengawalan, sehingga lebih baik mencegah daripada penindakan," tambahnya.
 
Pencegahan yang dilakukan Kejaksaan adalah dengan melakukan pengawalan dari awal sampai akhir proyek pembangunan yang dikerjakan sehingga hasil pembangunan dapat dirasakan masyrakat dan tidak terjadi penyimpangan. Hanya saja terkait pengawalan tersebut tidak bisa dipaksakan pihak Kejaksaan Negeri.
 
"Kalau dikawal hasilnya akan jauh lebih efektif. Sebab, ketika dalam proses pengerjaan berjalan dan terjadi kekeliruan atau kekurangan langsung kita sarankan untuk diperbaiki atau dibetulkan," tandasnya.
 
Kesempatan kali ini, hadir pimpinan daerah Kabupaten Mappi dan Boven Digoel, Sekda Merauke, Kapolres Merauke, Ketua Pengadilan Negeri dan tamu undangan kainnya di Merauke.
Kegiatan dimeriahkan dengan pembagian undian kepada semua keluarga besar Kejaksaan Negeri Merauke.
 
 

 

Penulis

Ratna S.Sos

Kasie. Layanan Informasi Elektronik

Berita yang berhubungan
Komentar

Komentar tidak ada

Silahkan komentar


Dapatkan berita update terbaru
Silahkan mendaftar untuk berlangganan berita, dikirim ke email anda