Berita Utama

Belasan OAP Merauke Diberi Pelatihan Cara Memanen Kelapa Sawit

Merauke - PT. Garda Anugerah Nusantara mengadakan pelatihan pemanen kelapa sawit bagi masyarakat orang asli Papua (OAP) di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin, (9/3/2026) di Aula Pankat Kelapa Lima Merauke.

Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan bagaimana pemanenan buah kelapa sawit, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan teknis (skill) pekerja dalam teknik panen, menentukan kriteria matang panen, keselamatan kerja, serta pengelolaan pascapanen, guna mencapai produktivitas maksimal, efisiensi kerja, dan menjaga kualitas Tandan Buah Segar (TBS) sesuai standar kualitas pabrik.

Perwakilan PT. Garda Anugerah Nusantara, David Sombo menyampaikan Papua Selatan khususnya Merauke mempunyai potensi sumber daya alam yang besar, salah satunya sektor perkebunan kelapa sawit yang terus berkembang. Perkembangan ini membuka peluang ekonomi baik pemerintah daerah maupun masyarakat sekitar.

Pembukaan pelatihan pemanen kelapa sawit bagi OAP di Merauke

Namun peluang tersebut harus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal OAP, karena itu peningkatan kapasitas SDM menjadi hal yang sangat penting supaya masyarakat Papua tidak hanya menjadi penonton tetapi mampu menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi daerahnya sendiri.

"Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan tenaga kerja OAP yang terampil, disiplin dan profesional dalam bidang panen kelapa sawit, sebab dalam panen sawit bukan sekadar pekerjaan fisik tapi membutuhkan ketrampilan teknis, keselamatan kerja, ketepatan waktu serta tanggung jawab terhadap kualitas hasil panen," ujarnya.

Melalui pelatihan ini juga peserta dibekali pengetahuan dan ketrampilan mengenai teknis panen yang benar, standar operasional pekerjaan di perkebunan serta etos kerja yang baik. Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan siap bekerja di perusahaan perkebunan dan menjadi tenaga kerja yang kompeten dan tertib. 

"Tunjukkan bahwa orang asli Papua mampu bekerja dengan baik, mampu bersaing dan mampu menjadi tenaga kerja handal di sektor perkebunan kelapa sawit dan semakin banyak OAP yang memiliki lapangan kerja dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga," katanya. 

Darius Nenop selaku tokoh adat di Distrik Muting menyampaikan sangat bersyukur ketika tenaga kerja OAP mendapatkan pelatihan khusus. Sebab selama ini pihaknya belum mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan skill dalam bekerja di perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga: Kuasa Hukum Rommy Jacobus Minta Pemkab Tertibkan Bangunan di Sempadan Jalan

"Jangan pikir kita hanya cuma mabuk, tapi kalau diberi pembinaan pelatihan seperti ini pasti bisa. Dengan pelatihan dari PT. Gantar ini saya yakin ke depannya pasti baik dan ini solusi yang terbaik bagi kami masyarakat dari Merauke, Mappi, Boven Digoel yang tergabung di dalamnya," ucap Darius.(Get)