Berita Utama

Kelompok Tani dan Peternak Merauke Dibekali Pelatihan Peningkatan Manajemen Usaha

Merauke - Anggota Komisi IV DPR RI, Edoardus Kasize memberikan dukungan dana kepada Yayasan Surya Kasih Papua Selatan untuk menggelar pelatihan peningkatan kapasitas manajemen usaha kelompok tani dan ternak ayam petelur tahun 2026 di Kabupaten Merauke.

Hal ini merupakan satu upaya strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat kampung di Kabupaten Merauke. 

Pelatihan ini sebagai bentuk intervensi dalam rangka meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kapasitas manajemen usaha kelompok tani dan peternak. Dengan ini peserta dapat memperoleh pemahaman yang komprehensif, mulai dari aspek produksi hingga pemasaran sehingga mampu meningkatkan produktifitas secara berkelanjutan. 

Ketua Yayasan Surya Kasih Papua Selatan, Bernadus Renwarin menyampaikan, pelatihan ini menjadi penting mengingat masih banyak kendala yang dialami dua pelaku usaha tersebut, baik dari sisi produksi maupun pengelolaan usaha.

Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan peserta tentang teknik budaya ayam petelur agar produksi lebih berkualitas. Meningkatkan ketrampilan dalam pemberian pakan, kesehatan peralatan ternak serta strategi pemasaran. Meningkatkan kemampuan pengelolaan usaha tani yang efsisien. Mendorong penguatan kelembagaan kelompok, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan kelompok tani dan ternak. 

Pelatihan ini dipusatkan di aula Petrus Vertenten, MSC Cikombong, mulai 27-30 April 2026, diikuti kelompok ayam petelur dan kelompok petani sawah yang berasal dari kampung Domande, Matara, Onggari, Padang Raharja Sota dan beberapa kampung termasuk daerah sekitar Kota Merauke dengan melibatkan dinas terkait.

Kepala Dinas Ketahanam Pangan Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Merauke, Martha Bayu mewakili Pemkab Merauke sangat mengapresiasi pelatihan karena sangat dibutuhkan bagi peternak ayam maupun petani. Pemkab terus membantu terutama untuk pemasaran hasil produktifitas telur dan pertanian. 

Dinas melihat peternak ayam dan petani harus terus mendapatkan perhatian dalam rangka mendorong keberhasilan serta konsistensi dalam usaha yang ditekuni. Bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja melainkan seluruh pihak atau stakeholder berkolaborasi, bekerja sama memajukan pembangunkan daerah dan masyarakat yang sejahtera. 

Sementara itu, Fachri Mahardi selaku General Manager PT Perusahaan Perdagangan Indonesia - Regional 7 juga dihadirkan untuk berbagi informasi kepada peserta. 

Fachri Mahardi mengatakan, ID Food merupakan bagian dari Perusahaan Perdagangan Indonesia merupakan perusahaan BUMN yang membeli hasil produksi pertanian, peternakan, atau energi dari produsen atau petani atau hasil alam tiap daerah yang memungkinkan untuk didorong ke tingkat ekspor. 

"Selama ini yang selalu rutin ekspor itu kopi, hampir sebulan sekali ada kiriman ke Mesir, dan pala ke India. Ketika ada hasil pertanian, hasil alam di Papua Selatan yang berpotensi ekspor kita siap untuk bekerja sama," ucap Fachri. 

Sebagai perusahan perdagangan, PPI/perusahaan perdagangan Internasional mempunyai produk pertanian seperti pupuk, pestisida, herbisida, benih padi, jagung, dan masih banyak lagi yang tersedia mendukung kebutuhan petani. 

Kesempatan berikut, Anggota Komisi IV DPR RI, Fraksi PDIP Dapil Papua Selatan, Edoardus Kaize memberikan motivasi sekaligus apresiasi kepada kelompok tani dan peternak ayam petelur yang tetap bertahan, berjuang untuk bisa mendapatkan hasil yang sudah mulai dinikmati. 

Tidak hanya fokus untuk dijual, selebihnya ia menekankan petani dan peternak juga ikut mengkonsumsi hasil yang ada guna pemenuhan gizi serta nutrisi keluarga. Sebagai wakil rakyat di senayan, Edoardus Kaize memberikan motivasi, dorongan bagi peserta dan penegasan kepada kelompok OAP tetap bekerja keras supaya menjadi petani dan peternak yang terus mengalami peningkatan kualitas dan produksi dandari waktu ke waktu.

Baca Juga: Expo SMK Diharapkan Berdampak Positif Bagi Sekolah Menengah Kejuruan di Merauke

Sebagai putra asli Papua, Edo Kaize komitmen akan selalu datang mengunjungi masyarakat, baik melihat progres bantuan yang sudah diberikan atau menjaring aspirasi rakyat untuk ditindaklanjuti ke pusat. Ia menyadari tugas dan fungsinya sebagai anggota parlemen serta bentuk tangung jawabnya yang harus dikerjakan terhadap masyarakat yang sudah memilihnya.(Get)