Berita Utama

Edo Kaize Serap Aspirasi Buruh Lepas dan TKBM Pelabuhan Merauke

Merauke - Tepat di hari buruh nasional, Anggota Komisi IV DPR RI, Eduardus Kaize sempatkan bertemu para buruh lepas dan TKBM Pelabuhan Laut Merauke untuk menjaring aspirasi sekaligus memberikan bantuan. 

Edo, sapaan akrab sehari-hari mengatakan, para buruh mempunyai peran penting dalam melakukan bongkar muat barang dari dan ke kapal, truk, atau alat angkut lainnya di pelabuhan.

Dalam dialog singkatnya bersama puluhan buruh, dia mendapatkan keluhan bahwa buruh lepas tidak memiliki standar pendapatan. Semisal satu rit barang yang mereka kerjakan biasanya dikerjakan empat buruh lepas, mereka hanya dihargai Rp200.000/rit dan dibagi empat orang buruh menjadi Rp50.000/orang. 

Sementara untuk TKBM tidak ada masalah, mereka memiliki standar gaji. Kehadiran anggota legislatif ini diharapkan membawa angin segar dan solusi bagi pekerja buruh. 

Baik buruh lepas maupun TKBM sangat berterimakasih atas kunjungan Anggota DPR RI Fraksi PDIP Dapil Papua Selatan ini. Sebab, kata meteka, sudah sekian lama buruh lepas dan TKBM menanti kehadiran sosok yang bisa mendengar dan menindaklanjuti keluhan yang dirasa. 

"Selama ini tidak pernah ada yang datang ketemu kami, kami tunggu tapi tidak ada, padahal kami yang pilih mereka," ujar salah satu buruh lepas dengan nada sedih, Jumat, (1/5/2026) di Pelabuhan Laut Merauke. 

Pihaknya berharap keluhan yang disampaikan itu akan ada solusi dari pemerintah agar buru lepas punya standar pendapatan yang rasional. 

Eduardus Kaize kesempatan itu langsung menanggapi keluhan dan memastikan siapa yang dipercaya sebagai ketua seluruh buruh lepas guna koordinasi lebih lanjut. Selanjutnya, ia beri pesan agar semua yang bekerja di pelabuhan tetap kompak, hindari perilaku mabuk atau tindak kriminal yang merugikan diri, keluarga dan orang sekitar. 

Tidak hanya mendengar aspirasi, 90 buruh dan TKBM diberikan bantuan beras masing-masing satu karung isi 5kg. 

"Tepat di hari buruh ini saya datang untuk bertemu para buruh di pelabuhan, supaya kita bisa berbagi cerita," kata Edo. 

Baca Juga: Sejumlah Agenda Strategis Dibahas Ketua BP3OKP Papua Selatan Bersama MRP dan Anggota Legislatif

Meski singkat, pertemuan itu cukup mengobati kerinduan buruh-buruh Pelabuhan Laut Merauke bahwa mereka butuh solusi yang bisa membantu dan menyelesaikan keluhan yang dihadapi selama ini.(Get)