Merauke - Dalam rapat pemantapan pelaksanaan Festival Lomba Seni Sastra Siswa (FLS3N) tahun 2026, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Ignasius Babaga menegaskan agar pelaksanaan event tahun ini harus berbeda dan lebih siap dari tahun-tahun sebelumnya.
Tahun ini, kata dia, pembukaan FLS3N, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Gala Siswa Indonesia (GSI) akan berlangsung di ruang terbuka (outdoor) pada Kamis, (28/5/2026) dan dibuka oleh Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo dihadiri Forkopimda, peserta lomba, pendamping dari empat kabupaten cakupan serta tamu undangan.
"Untuk lomba tahun ini kita harus berbeda dan lebih siap dari tahun-tahun sebelumnya," ucap Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Papsel di Halogen Merauke, Jumat, (22/5/2026).
Namun, ia menyayangkan beberapa mata lomba belum diikuti semua kabupaten sehingga kurang persaingan antar peserta. Hal ini menjadi evaluasi agar di masa mendatang ada upaya yang dipersiapkan supaya lebih banyak atau setiap mata lomba bisa diikuti dari semua kabupaten.
Atau, lanjut dia, perlu ada kebijakan lain yaitu dengan melibatkan para pemenang juara lomba tingkat kabupaten supaya lebih meriahkan event provinsi. Sekaligus kebijakan ini membrikan ruang bagi anak berprestasi untuk mengembangkan talentanya.
"Siapa tahu yang dapat juara 2 dan 3 di kabupaten bisa dapat poin yang lebih tinggi dari yang juara 1 saat mengikuti lomba di tingkat provinsi," ucapnya.
Oleh karena itu untuk lomba tingkat kabupaten selanjutnya, tim provinsi harus turun ke kabupaten guna memastikan apakah semua mata lomba dilaksanakan di tingkat kabupaten, sehingga akan berdampak pada partisipasi dalam event provinsi.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Berencana Panen Raya Padi Merauke
"Anak-anak kita harus kita siapkan dari sekarang. Mereka punya kemampuan bagus sehingga kita guru dan sekolah harus melaksanakan perlombaan untuk mendukung pengembangan potensi dan bakat anak," pungkasnya.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada