Berita Utama

Petani Kanume Siapkan Lahan, Penanaman Perdana Pangan Lokal Ditargetkan Awal September

Merauke - Yayasan Kali Maro Bangkit bersama Kelompok Tani Local Food Kanume Tribe akan memulai pembersihan dan pengolahan lahan di Kampung Samleber, Distrik Sota, selama dua bulan ke depan sebagai persiapan pengembangan pangan lokal.

Direktur Yayasan Kali Maro Bangkit sekaligus Pendamping Kelompok Tani Local Food Kanume Tribe, Jossefin Iriani Kewamijai, mengatakan pengolahan lahan akan dilakukan menggunakan alat berat bantuan Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Pertanian dan Hortikultura.

Selain membuka lahan, masyarakat juga mulai mengumpulkan bibit untuk ditanam. Pada tahap awal, penanaman akan difokuskan pada lima jenis kumbili atau umbi-umbian lokal yang menjadi komoditas pangan unggulan.

"Penanaman perdana ditargetkan berlangsung pada awal September 2026," ujar Jossefin di Merauke, Senin (20/7/2026).

Pada kegiatan penanaman perdana tersebut, Yayasan Kali Maro Bangkit berencana mengundang Pemerintah Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Kabupaten Merauke, serta dinas teknis terkait untuk bersama-sama melakukan penanaman sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pangan lokal.

Yayasan juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Distrik Sota, Kapolsek Sota, personel Satgas Kopassus, serta unsur Tripika Distrik Sota yang selama ini mendampingi dan mendukung pelaksanaan program tersebut.

Selain itu, Yayasan bersama para petani berharap Dinas Pertanian Kabupaten Merauke dapat memberikan dukungan lanjutan berupa bantuan bibit sayuran maupun komoditas pertanian lain yang sesuai untuk dikembangkan di Samleber.

Baca Juga: Pemkab Merauke Segera Tertibkan Penyalahgunaan Minyak Tanah Subsidi

"Harapan kami, orang asli Papua dapat menjadi petani lokal yang mandiri, memiliki usaha sendiri, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga dan masyarakat di Samleber," tutup Jossefin.(Get)