Merauke -Peringati Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah mengutarakan Pemkab berkolaborasi dengan semua pihak untuk terus meningkatkan perlindungan terhadap anak.
Menurutnya, hingga kini banyak anak di Kabupaten Merauke yang belum terlindungi dengan baik, lantaran masih ditemukan dalam kondisi tidak terurus di jalanan, tidak sekolah, hirup lem ibon, atau tinggal dan tidur di tempat yang tidak nyaman serta berpindah-pindah tempat.
Pemkab sendiri sudah lakukan banyak hal, salah satunya melalui Dinas Sosial mendampingi terhadap anak jalanan. Namun dalam kondisi efisiensi seperti sekarang ini, Pemkab juga punya keterbatasan sehingga butuh kolaborasi dengan para pihak.
"Saya sendiri juga berinisiasi bekerjasama dengan pendeta dan para pegiat, kita mengumpulkan mereka dan melakukan pendampingan kepada anak. Memang ini bukan pekerjaan mudah, butuh kolaborasi semua pihak sebab anggaran kita juga tidak banyak untuk mengurus anak-anak," terang Fauzun, Kamis, 23/7/2026).

Lanjut kata Fauzun, masalah anak tidak bisa saling menyalahkan tetapi kerelaan dalam kolaborasi yang baik menekan persoalan yang terjadi.
Khusus di Hari Anak Nasional 2026, Wabup Merauke bekerjasama dengan pegiat Run Papua Selatan dalam waktu dekat akan melakukan kegiatan Merauke Kid Dash 2026. "Kita lari dan jalan sehat dengan anak-anak," katanya.
Ketua Papua Selatan Runners, Sukmawati, S.Kom mengatakan Merauke Kid Dash 2026 merupakan sebuah ajang lari seru yang dikemas khusus untuk anak-anak dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.
Tujuan kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba lari semata, melainkan untuk mengajak anak-anak lebih aktif bergerak, mencintai olahraga sejak dini, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat kebersamaan.
"Kami juga ingin menghadirkan wadah yang positif agar anak-anak bisa bermain, tertawa, dan berinteraksi sehat bersama teman-teman sebayanya serta keluarga."

Merauke Kid Dash melibatkan banyak pihak, mulai dari panitia Papua Selatan Runners, dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Merauke, para sponsor lokal, hingga masyarakat luas yang antusias mendukung tumbuh kembang anak.
Kegiatan ini juga mendatangkan peserta dari distri-distrik yang ada di Kabupaten Merauke dan sekitarnya, dengan rentang usia yang masuk dalam kategori lomba yaitu usia 4-12 tahun.
Baca Juga: Pemerintah Inggris Bakal Sediakan Beasiswa Bagi Mahasiswa Papua Selatan
"Harapan kami sederhana, semoga Kid Dash 2026 ini menjadi kenangan manis dan pengalaman berharga bagi setiap anak yang ikut serta. Semangat berolahraga mereka terus tumbuh, kebersamaan antarwarga semakin erat, dan kita semua bisa melihat generasi penerus Merauke yang sehat, ceria, serta penuh semangat," ucapnya.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada