Berita Utama

RSCM Dampingi Empat RSUD di Papua Selatan Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit

Merauke - Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) memberikan pendampingan kepada empat rumah sakit daerah di Provinsi Papua Selatan dalam upaya memperkuat tata kelola rumah sakit sesuai standar nasional.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. Herlina Rahangiar, MARS, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya antara rumah sakit pengampu nasional dan regional dengan rumah sakit di Tanah Papua. Dalam program tersebut, RSCM menjadi rumah sakit pengampu bagi salah satu rumah sakit di Papua Selatan.

"Pendampingan difokuskan pada penguatan tata kelola rumah sakit dari sisi manajemen, mulai dari sistem pelayanan, pengelolaan keuangan, logistik, hingga sumber daya manusia (SDM)," ujar dr. Herlina, Selasa, (28/7/2026).

Dikatakan, untuk kegitan ini, RSUD Perpetua J. Safanpo di Kabupaten Asmat ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan kegiatan selama dua hari, yakni 27-28 Juli 2026.

Peserta berasal dari empat rumah sakit daerah di Papua Selatan, yakni RSUD Perpetua J. Safanpo Asmat, RSUD Merauke, RSUD Boven Digoel, serta rumah sakit dari Kabupaten Mappi. Kegiatan juga diikuti oleh perwakilan Dinas Kesehatan kabupaten dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan.

Sebelum pelaksanaan diskusi, tim RSCM melakukan visitasi ke berbagai unit pelayanan rumah sakit untuk melihat langsung kondisi dan sistem yang telah berjalan. Dilanjut dengan pembukaan kegiatan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Asmat yang mewakili Bupati Asmat.

Selanjutnya peserta dibagi ke dalam sejumlah kelompok kerja yang membahas berbagai aspek pengelolaan rumah sakit, meliputi tata kelola pelayanan kesehatan, alur pelayanan pasien, pengelolaan keuangan, logistik, hingga pengembangan SDM.

Berdasarkan hasil kunjungan awal, tim RSCM memberikan apresiasi terhadap kondisi RSUD Perpetua J. Safanpo. Mereka menilai rumah sakit tersebut memiliki gedung yang representatif, pelayanan yang baik, serta didukung peralatan medis yang cukup lengkap dan modern.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu disempurnakan, terutama terkait pemenuhan SDM dan penyempurnaan tata kelola di berbagai bidang. Hal-hal tersebut menjadi fokus pembahasan dalam sesi pendampingan bersama seluruh peserta dari empat rumah sakit di Papua Selatan.

Baca Juga: KKP dan ATSEA Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Alat Tangkap Kepada Nelayan Merauke

"Melalui kegiatan ini diharapkan kapasitas manajemen rumah sakit di Papua Selatan semakin meningkat sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan sesuai standar nasional," ujarnya.(Get)