Berita Utama

Pangkoarmada RI Tinjau Bakti Sosial Kodaeral XI di RTS Suku Asmat Merauke

Merauke – Panglima Komando Armada Republik Indonesia (Pangkoarmada RI) Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., bersama Ketua Gabungan Jalasenastri Armada RI Ny. Kiki Denih Hendrata meninjau pelaksanaan bakti sosial dan bakti kesehatan yang digelar Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XI di kawasan Rumah Tinggal Sementara (RTS) Suku Asmat, Merauke, Papua Selatan, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI Angkatan Laut yang akan diperingati pada 10 September 2026.

Kunjungan Pangkoarmada RI sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja di wilayah kerja Kodaeral XI. Kehadiran tersebut juga menjadi wujud kepedulian TNI AL terhadap masyarakat, khususnya warga RTS Suku Asmat di Kabupaten Merauke.

Kunjungan itu, Pangkoarmada RI didampingi Komandan Kodaeral XI Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., bersama Ketua Daerah Daerah XI Gabungan Jalasenastri Armada RI Ny. Saraswati Joko Andriyanto serta sejumlah pejabat utama Koarmada RI dan Kodaeral XI.

Pada kegiatan bakti sosial, Kodaeral XI menyalurkan paket sembako kepada warga RTS Suku Asmat. Hal ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI AL dengan masyarakat di wilayah Papua Selatan.

Sementara itu, melalui bakti kesehatan, Kodaeral XI memberikan penyuluhan kesehatan, pengobatan umum, hingga pelayanan pengobatan gigi secara gratis.

Puluhan tenaga medis dikerahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat. Warga tidak hanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga pelayanan medis sesuai dengan kondisi dan keluhan yang disampaikan.

Pelaksanaan bakti kesehatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI AL dalam membantu meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, khususnya bagi warga yang membutuhkan.

Hal ini juga menunjukkan bahwa keberadaan TNI AL tidak hanya berorientasi pada tugas pertahanan dan keamanan, tetapi turut memiliki kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui bakti sosial dan bakti kesehatan tersebut, TNI AL berharap dapat memperkuat komunikasi, silaturahmi, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat di wilayah Papua Selatan.

Panglima Komando Armada Republik Indonesia Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata mengatakan, kunjungan kerja ke Merauke dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan pelaksanaan tugas Kodaeral XI.

“Melaksanakan kunjungan kerja di Merauke, melihat bagaimana kondisi Kodaeral XI. Kebetulan sudah dilaksanakan bakti sosial dan bakti kesehatan, sekaligus tadi sudah melaksanakan tatap muka langsung dengan para prajurit Kodaeral XI, Jalasenastri, dan juga pegawai negeri sipil di jajaran Kodaeral XI,” ujarnya di lokasi kegiatan.

Ia mengatakan, dalam kunjungan tersebut dirinya melihat secara langsung pengabdian Kodaeral XI kepada masyarakat, khususnya melalui pelayanan kesehatan.

“Kita sudah melihat secara langsung bagaimana Kodaeral XI memberikan pengabdian di bidang kesehatan, di mana kita memberikan pelayanan kesehatan umum, gigi, dan penyuluhan kesehatan. Ini kita laksanakan secara berkala,” katanya.

Menurutnya, kegiatan sosial dan pelayanan kepada masyarakat akan terus dilakukan oleh jajaran TNI Angkatan Laut. Hal tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT TNI Angkatan Laut.

Lebih lanjut Pangkoarmada RI menyebut bahwa, TNI AL memiliki 14 Kodaeral yang berada di bawah tiga komando armada. Dalam rangka memperingati HUT TNI AL, berbagai kegiatan sosial akan dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah.

“Kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara serentak, mulai dari bakti sosial, bakti kesehatan, termasuk pembersihan sampah di pantai,” jelasnya.

Dalam kegiatan pembersihan pantai, kata dia, keterlibatan masyarakat akan diperluas dengan melibatkan juga berbagai lapisan, termasuk mahasiswa. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan sampah.

“Kita ingin masyarakat memiliki empati dan melihat secara langsung bagaimana sampah itu bisa menjadi bencana bagi kita. Tetapi di sisi lain, sampah juga bisa bermanfaat apabila dikelola dan didaur ulang,” ungkapnya.

Menurutnya, sejumlah jenis sampah bahkan dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai guna, seperti bahan aspal, sepatu, hingga pakaian.

Baca Juga: 1,49 Juta Batang Rokok Iilegal Dimusnahkan Kodaeral XI dan Bea Cukai, Pulihkan Rp3,35 Miliar Kerugian Negara

“Ini kita memberikan edukasi dalam waktu yang panjang supaya masyarakat juga paham bagaimana mengelola sampah dan membuangnya pada tempatnya,” pungkasnya.(Get)