Merauke - PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) menghadirkan program beasiswa bagi Orang Asli Papua (OAP) dari berbagai distrik di Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan, untuk membuka akses pendidikan dan mempersiapkan generasi muda memasuki dunia kerja.
Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan ini menyasar lulusan SMA atau sederajat yang belum memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Untuk menjaring calon peserta, tim kantor pusat dan regional PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) selama tujuh hari melakukan penjangkauan langsung ke berbagai distrik di Kabupaten Boven Digoel. Upaya tersebut dilakukan untuk menemukan generasi muda yang memiliki kesempatan terbatas dalam mengakses pendidikan lanjutan.
Dari proses penjangkauan tersebut, sebanyak 25 kandidat terpilih untuk mengikuti tahapan program beasiswa. Mereka berasal dari berbagai kampung dan distrik di Boven Digoel dengan harapan dapat melanjutkan pendidikan, meningkatkan kompetensi, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Membuka Akses Pendidikan bagi Generasi Muda Papua
Kepala Divisi Operasional SDM PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Ardiansyah, mengatakan program beasiswa tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda Orang Asli Papua.
“Bagi kami, pendidikan bukan hanya tentang memperoleh ijazah, tetapi juga tentang membuka kesempatan dan mempersiapkan generasi muda agar memiliki kompetensi untuk membangun masa depannya. Melalui program ini, kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda Orang Asli Papua yang telah menyelesaikan pendidikan SMA, tetapi belum berkesempatan melanjutkan studi, agar mereka tetap memiliki jalan untuk berkembang dan meraih cita-citanya,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, penjangkauan langsung ke berbagai distrik menjadi langkah penting agar kesempatan memperoleh pendidikan dapat diakses lebih luas oleh masyarakat, termasuk generasi muda yang tinggal di wilayah dengan tantangan geografis.
“Kami berharap program ini menjadi langkah awal bagi para peserta untuk meningkatkan kapasitas diri, memperoleh keterampilan yang relevan, dan kelak berkontribusi bagi masyarakat, daerah, serta industri perkebunan. Bagi kami, pengembangan sumber daya manusia merupakan investasi jangka panjang yang manfaatnya diharapkan dapat dirasakan tidak hanya oleh peserta, tetapi juga oleh masyarakat di daerah asal mereka,” tambahnya.
Pendidikan Perkebunan Terintegrasi dengan Praktik Kerja
Program beasiswa ini dirancang dengan skema pendidikan yang mengintegrasikan pembelajaran di bidang perkebunan dengan pengalaman kerja secara langsung. Melalui skema tersebut, peserta tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga dipersiapkan untuk mengenal lingkungan profesional dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.
Pada dua tahun pertama, peserta akan menjalani pendidikan di bidang perkebunan. Selanjutnya, pada tahun ketiga, mereka mengikuti on-the-job training (OJT) atau praktik kerja lapangan selama satu tahun untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung.
Setelah menyelesaikan tahapan pendidikan dan praktik kerja sesuai ketentuan program, para peserta akan diangkat menjadi karyawan. Skema ini diharapkan dapat menghubungkan akses pendidikan dengan peningkatan kompetensi sekaligus membuka peluang karier bagi generasi muda Papua.
Bagi para peserta, program tersebut bukan sekadar kesempatan memperoleh beasiswa, melainkan juga peluang untuk membangun kemandirian, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri memasuki dunia profesional.
Program ini merupakan angkatan pertama beasiswa bagi Orang Asli Papua yang diselenggarakan PT Agrinas Palma Nusantara (Persero). Kegiatan pembelajaran dijadwalkan dimulai pada 26 Oktober 2026 di Yogyakarta.
Keberangkatan dari Boven Digoel menuju Yogyakarta akan menjadi babak baru bagi 25 kandidat tersebut. Mereka akan meninggalkan kampung halaman untuk menuntut ilmu, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja dengan membawa harapan keluarga serta masyarakat di daerah asal.
Wujud Komitmen TJSL Agrinas Palma Nusantara
Sebagai bagian dari program TJSL, pemberian beasiswa ini mencerminkan upaya PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) untuk berkontribusi terhadap pengembangan masyarakat, khususnya di wilayah operasional perusahaan.
Perusahaan memandang pembangunan berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan usaha, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan kesempatan bagi masyarakat.
Melalui program ini, perusahaan berupaya menghadirkan manfaat sosial jangka panjang dengan menjadikan pendidikan sebagai salah satu jalan untuk membuka peluang dan meningkatkan kapasitas generasi muda.
Penjangkauan selama tujuh hari ke berbagai distrik di Boven Digoel menjadi bagian penting dari upaya tersebut. Langkah ini menunjukkan bahwa kesempatan pendidikan perlu diupayakan agar dapat menjangkau generasi muda hingga ke wilayah pelosok.
Kini, sebanyak 25 kandidat bersiap memulai perjalanan menuju Yogyakarta. Mereka membawa harapan untuk memperoleh pendidikan, mengembangkan potensi, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Baca Juga: Bupati Merauke Yoseph Gebze Serahkan Bantuan Rumah di Yanggandur
Melalui program beasiswa ini, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) berupaya mengambil bagian dalam pengembangan generasi muda Papua, sekaligus membuka jalan bagi mereka untuk meningkatkan kompetensi dan berkontribusi bagi masyarakat serta pembangunan daerah.(Get)








0 Komentar
Komentar tidak ada