Berita Utama

Gubernur Apolo Serahkan Hibah Sarana Prasarana Kesehatan Bernilai 30,2 Miliar

Merauke - Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyerahkan hibah sarana prasara kesehatan tahun anggaran 2025 kepada para penerima yang berinilai Rp30,2 miliar.

Apolo serahkan 4 unit mobil ambulans yakni 1 unit untuk RSAL Merauke, lalu Rumah Sakit TNI Angkatan Darat, Rumah Sakit D Pratama Ecci Kabupaten Mappi dan Puskesmas Kuprik Kabupaten Merauke. Diserahkan di Gedung Negara pada Rabu, (4/3/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Herlina menjelaskan Dinas Kesehatan Papua Selatan dalam memberikan pelayanan kesehatan di 4 kabupaten di cakupan Papua Selatan telah melakukan pengadaan secara rutin di antaranya jaminan kesehatan, dan obat-obatan habis pakai.  

Khusus bantuan sarana prasarana kesehtaan terdiri atas 2 bagian yakni infrastruktur gedung dan alat-alat kesehatan. 

Penyerahan mobil ambulans oleh Gubernur Apolo kepada penerima

Di tahun 2025, Kabupaten Merauke diberikan alat kesehatan untuk PMI dan RSUD Merauke berupa alat tempat tidur, kemudian sterilisasi dan alat-alat kecil lainnya. Kemudian emergensi boat di puskesmas Kaptel dan Puskesmas Tubang.

Untuk Kabupaten Mappi, diserahkan alat kesehatan berupa ventilator 6 unit di RSUD Mappi serta ambulans emergensi boat sebanyak 5 unit untuk Puskesmas Kepi, Kabes, Pustu Basman dan Puskesmas Wasa. Sementara di Kabupaten diberikan bantuan berupa MOT, 4 unit ambulans emergensi boat untuk Puskesmas Kolbrasa, Wasa, Hahare dan Bayun. 

"Semua peralatan kesehatan tersebut sudah kami distribusikan ke para penerima karena untuk alat-alat kesehatan harus disetting dan disesuaikan dengan kondisi yang ada,’’ terang dr. Herlina.

Kemudian ada 2 gedung yang diserahkan yakni Klinik di Pancaran Hati Kudus Mappi dan satu gedung Poliklinik di RSUD Merauke, dengan total sarana prasarana TA 2025 senilai Rp30,2 miliar.

Kesempatan tersebut, Gubernur Apolo Safanpo mengatakan, pembangunan di bidang kesehatan dilakukan dalam 4 sektor secara simultan atau bersamaan. Pertama pembangunan sarana dan prasarana, mulai rumah sakit, klinik, puskesmas, pustu dan seterusnya.

Kedua, peralatan Kesehatan. Ketiga, SDM bidang kesehatan yaitu dokter, perawat, bidan dan sebagainya. "Jangan sampai kita bangun rumah skait, klinik, puskesmas dan pustu tapi tidak ada peralatan dan tenaga kesehatan karena keterbatasan jumlah SDM yang kita miliki,’’ jelasnya. 

Keempat adalah profesionalisme dan hospitality. Di antaranya keramatamahan dari tenaga kesehatan melalui bimbingan teknis, peningkatan kapasitas, untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien. 

Baca Juga: Angka Stunting di Papua Selatan Turun Jadi 21 Persen

"Kami atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Papua Selatan menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Kabuapten Merauke, Pemerintah Kabupaten Asmat, Pemerintah Boven Digoel, Pemerintah Kabupaten Mappi, Kodaeral XI dan Kodam XXIV/Mandala Trikora yang selama ini terus mengabdi dan berkarya melayani masyarakat kita di bidang kesehatan,’’ ucap Apolo.(Get)