Berita Utama

Seluruh Gubernur di Papua Bahas Implementasi Kebijakan Otsus

Merauke - Para gubernur yang tergabung dalam Forum Koordinasi Strategis Percepatan Pembangunan Papua membahas implementasi kebijakan otonomi khusus (Otsus) di daerahnya. 

Pembahas tersebut dilakukan dalam rangka mendukung percepatan pembangunan di Papua melalui penguatan implementasi kebijakan otonomi khusus Papua.

Momentum akbar itu berlangsung selama dua hari yakni Senin-Selasa (11-12/5/2026) Hotel Horison Diana Timika.

Forum tersebut melibatkan para gubernur dan wakil gubernur dari enam provinsi yang ada di wilayah paling timur Indonesia ini.

Kegiatan itu juga melibatkan para bupati dan wakil bupati serta wali kota se-tanah Papua.

Di sela-sela forum itu, Wakil Gubernur Papua Selatan, Paskalis Imadawa menegaskan pertama, jangan memotong anggaran otsus, lantaran itu perbuatan tak terpuji.

Kedua, kata Paskalis, jangan sampai Undang-Undang (UU) digugurkan oleh Instruksi Presiden (Inpres) dan Peraturan Menteri (Permen), sebab, UU legitimasi hukumnya lebih tinggi dari Inpres dan Permen. Namun, realita dua tahun belakangan ini, Inpres dan Permen lebih tinggi dari UU.

"Saya minta kita harus lebih keras dan lebih tajam lagi untuk menyikapi ini," tegas Wagub Paskalis Imadawa.

Kemudian, ketiga Paskalis meminta Majelis Rakyat Papua (MRP) juga diharapkan agar diberi kewenangan hak legislasi supaya mereka bisa mengawal penggunaan dana Otsus.

Selanjutnya, keempat harus ada kesepakatan bersama para gubernur di tanah Papua bahwa jika transferan dana Otsus masuk diakhir tahun, maka dikembalikan.

"Ngapain diterima, dikembalikan saja, karena dana Otsus ini ibaratnya ekor dipegang kepalanya dilepas," kata Wagub Paskalis.

Baca Juga: Pengeluaran Warga Binaan di Lapas Kelas IIB Merauke Harus Sesuai SOP

Paskalis juga meminta Ombudsman untuk melakukan penelitian terkait pelayanan publik dari masing-masing kepala daerah untuk melihat progresnya.(Get)